Beda Kubu, Beda Gaya Ketemuan | OPINI.id

Pertemuan kesembilan Sekjen parpol koalisi dipamerkan dalam suasana santai di Grand Cafe Kebun Raya Bogor, Selasa (31/7) malam kemarin. Seakan ingin menampakan sikap tenang menghadapi sindiran tegas dari kubu oposisi, Apakah pertemuan itu untuk menunjukansindiran balik buat kubu lawan?

Gak Pakai Jas, Santai Aja

Kesembilan sekjen yang hadir yakni Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Golkar Lodewijk Paulus, Nasdem Johnny G. Platte, PKB Abdul Kadir Karding, Hanura Herry Lontung, PPP Asrul Sani, PSI Raja Juli Antoni,Perindo Ahmad Rofiq, dan PKPI Verry Surya Hendrawan. Mereka kompak mengenakan kaus berkerah, celana jins dan sneakers. Yang bedain cuma warna disesuain sama masing-masing parpol dan mereknya aja, Ikutin gaya sang Pemimpin, siapa lagi kalau bukan Presiden Jokowi. Yang ga bisa dilepas, yaitu Arsul Sani, Raja Juli, dan Very Surya gak lupa tetep pake peci hitam. Jokowi sendiri hadir dengan gaya kasualnya yang khas yaitu kemeja putih lengan panjang yang digulung.

Gaya Santai Jadi Ciri Antipolitik Tegang

Berbeda dengan kubu oposisi yang sebelumnya melakukan pertemuan tertutup, hingga awak media gak bisa ngeliput. Pertemuan Jokowi dengan para Sekjen ini seakan ingin memperlihatkan kertebukaan. Para sekjen gak ada janji khusus buat pakaian yang digunakan dalam pertemuan, mereka sepakat biara kesan pakaian jauh dari gaya formal dan kaku aja. "Ini bagian dari politik muda, politik rileks. Selama ini kan orang melihat politik itu mukanya masam, cemberut, tegang, kaku, formal. Koalisi Pak Jokowi, tidak begitu, sangatlah membahagiakan," ujar Raja Juli. Sekjen Nasdem, Plate berpendapat kalau masyarakat jadi bisa nilai sendiri kedua kondisi yang terjadi dalam dua hari terakhir. Emang beda sih, keliatan. "Bukan menyindir tapi lihat gesture. Ketika konferensi pers agak tegang sedikit merepresentasikan yang di belakang," tuturnya sambil tertawa.

Jadi gimana nih menurut kamu gaya santai ini cocok gak sih buat dijadiin konsep pertemuan para politisi?
Cocok-cocok aja sih
Nggak cocok, harusnya formal
285 votes

Komentar

Fresh