Venue Kelas Dunia Di Asian Games 2018 | OPINI.id

18 Agustus 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Asian Games 2018 akan dimulai. Kawasan GBK sendiri tetap menjadi nadi penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia itu. Masuk dalam cluster Jakarta 1, total ada 12 venue di GBK bakal menjadi saksi perjuangan dan keringat ribuan atlet yang berebut emas. Berikut 12 venue pertandingan Asian Games 2018, check this out !

Stadion Akuatik

Dari banyaknya venue yang ada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Stadion Akuatik bisa jadi yang paling 'cantik'. Hal ini terlihat dari birunya air kolam dengan pH netral kontras dengan warna pembatas kolam dan bendera-bendera. Dominasi cat dinding putih, pintu-pintu kaca, dan 7830 single seats serta 800 telescopic seat pun menjadi kelebihan di Stadion Akuatik ini. Venue akuatik ini pun sukses menyelenggarakan test event pada Desember 2017. Ada empat kolam yang tersedia yakni kolam polo air, kolam utama, kolam loncat indah, dan kolam pemanasan. Kamu pasti semakin tertarik dong ya menyaksikan indahnya renang artistik di venue yang 'cantik' di Stadion Akuatik ini kan ?

Lapangan Panahan

Untuk Asian Games 2018, tempat para pemanah melesakkan busurnya ke papan target ada di Lapangan Panahan GBK. Bagi Anda yang kerap melewati Pintu 11 GBK (seberang Gedung TVRI), Lapangan Panahan langsung menyambut di sisi kanan dari arah masuk. Lapangan sepanjang 59 meter dengan rumput alami pun telah sesuai standar internasional. Jadi, soal panah-memanah, para jagonya mengincar sasaran alias atlet panahan se-Asia akan berkumpul di Lapangan Panahan GBK. Dari Indonesia, Riau Ega Agatha siap unjuk gigi menancapkan tajinya ke target.

Stadion Utama

Pencahayaan 3.000 lux juga siap menyokong aksi para atlet serta mendukung kualitas HD bagi sistem live broadcasting. Nomor yang dipertandingkan antara lain lari 100 meter, lompat jauh, lari gawang 100 meter, dan estafet putra 4x100 meter. Dari Indonesia, juara dunia U-20 Lalu Muhammad Zohri akan turun di nomor 100 meter dan estafet 4x100 meter. Yuk, dukung dan ambil bagian untuk memenuhi 78 ribu kursi penonton yang tersedia!

Lapangan Baseball

Cabang olah raga favorit masyarakat Jepang ini bakal digelar di Lapangan Baseball Gelora Bung Karno. Ya, tim-tim andalan bisbol dari berbagai negara Asia akan menjajal rumput Bermuda di lapangan dengan kapasitas 198 kursi flip up dan 1122 kursi monoblock itu.

Lapangan Softball

Begitu pun selain bisbol, Gelora Bung Karno juga punya lapangan mumpuni lain untuk menggelar pertandingan softball. Lapangan Softball Gelora Bung Karno ini bahkan diklaim sebagai yang terbaik di Asia Tenggara. Sebelumnya, test event bertajuk Asian Men Softball Championship 23-28 April sudah membuktikan kesiapan lapangan itu.

Tennis Center Court

Kalau ini, bakal 'dipinjam' untuk venue pertandingan basket 3x3. Tennis Center Court GBK alias tennis outdoor GBK itu menjadi tempat penyelenggaraan invitation tournament Asian Games basket 3x3 juga tetap menjadi venue di pertandingan nantinya. Kala test event digelar 1-2 Desember 2017, pebasket Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Sri Lanka memberikan tanggapan cukup positif terhadap venue. "It's quite good (cukup bagus)," seru manajer tim putra Malaysia, Ramesh Chandra, kala itu.

Hall Basket

Jika tadi sudah menyinggung basket mini alias basket 3x3, maka sekarang saatnya berbicara mengenai basket 5x5 alias basket reguler. Hall Basket A juga sudah dijajal dalam test event dan siap kembali menjadi venue basket Asian Games. Standar pun level internasional dengan konstruksi besi dan ketinggian 15 meter serta kapasitas tribune 2.496 kursi termasuk 60 kursi VIP dan 9 kursi disabel. 16 lampu arena dengan kekuatan 1.000 watt juga siap membuat venue basket makin mentereng.

Istora

Yang ini, apa lagi kalau bukan venue bulu tangkis. Meski namanya akronim dari Istana Olahraga, venue ini layak disebut istananya para penggemar bulu tangkis. Di setiap event bulu tangkis yang digelar, suporter selalu siap memenuhi 7 ribu 'singgasana' yang ada. Venue ini pun memanjakan para pengunjung dengan adanya fasilitas toilet dan ruang ibadah. Untuk Asian Games setelah pertandingan bulu tangkis usai, Istora nantinya juga didaulat menggelar babak semifinal basket 5x5.

Lapangan Hoki

Sudah kenal hoki lapangan? Kalau menyebut hoki (reguler) seperti yang identik dimainkan warga Kanada, Amerika Serikat, atau Rusia barangkali jawabannya 'ya'. Tapi, untuk warga Asia hoki lapangan yang harus dikenali. Di Asian Games 2018, pertandingan cabor hoki non es alias hoki lapangan (field hockey) akan berlangsung di Lapangan Hockey GBK dengan lapisan sintetis turf. Nah, bagi yang sedih tak ada sepak bola di GBK, aksi atlet hoki yang mirip permainan sepak bola ini bisa jadi opsi pelipur lara. Jangan takut, venue hoki sendiri dijamin kelas dunia dengan lampu 208 FOP. Pernah melihat lapangan GBK berwarna biru yang terang-benderang kala malam hari? Benar, itulah lapangan hoki.

Lapangan Squash, Tennis Indoor, dan Lapangan Rugby

Lapangan Squash ini venue termuda merujuk pada pembangunan yang baru diputuskan paling akhir, yakni Februari lalu. Lapangan Squash sendiri berbentuk kotak dengan pintu kaca, mirip akuarium. Venue yang satu ini bakal menjadi tempat pertandingan volley indoor Asian Games 2018 dan telah diuji coba pada test event serentak Februari lalu. Venue ini pun menyediakan 3 ribu kursi penonton di tribune dengan dominasi warna putih lengkap dengan pencahayaan 68 ribu watts. Lapangan ini juga menjadi salah satu wajah baru di kawasan GBK. Jadi, suporter di ibu kota tak perlu jauh-jauh untuk menyaksikan aksi tujuh pemain rugby sevens berlaga di Tanah Air. Meski sejatinya, Lapangan Rugby adalah Lapangan D yang disulap menjadi venue rugby. Namun, panitia tak akan lupa menyiapkan tribune kontemporer hingga pencahayaan mumpuni untuk menciptakan gelaran pertandingan rugby kelas dunia pada 30 Agustus hingga 1 September nanti.

Wah gimana nih menurut kamu venue menjelang Asian Games 2018 semakin keren gak tuh ?
woiya dong keren
biasa aja
88 votes

Komentar

Fresh