Harimau Yang Masih Bertahan di Bumi | OPINI.id

Global Tiger Day (Hari Harimau Sedunia) diperingati pada tanggal 29 Juli setiap tahunnya. Tak ada kata terlambat untuk memiliki rasa peduli pada keberadaan hewan cantik ini, demi kelestarian dan keseimbangan ekosistem kehidupan spesies lain maupun kehidupan manusia.

Dunia sebenarnya memiliki sembilan subspesies harimau yang tersebar di Asia, dari daratan Turki hingga ke Rusia dan Indonesia. Namun kini yang tersisa hanya tinggal enam subspesies saja di dunia.

Mengenal Harimau

Harimau (Latin: Panthera tigris) adalah hewan yang tergolong dalam filum Chordata, subfilum vertebrata, kelas mamalia, famili felidae (kucing), genus panthera, dan tergolong dalam spesies P. tigris. Harimau adalah jenis kucing terbesar dari spesiesnya, bahkan lebih besar dari singa. Harimau juga adalah kucing tercepat kedua dalam berlari, setelah citah. Dalam keseluruhan ordo karnivora, harimau adalah kucing karnivora terbesar dan karnivora terbesar ketiga setelah beruang kutub dan beruang coklat. Kini harimau berstatus kritis. Perburuan harimau masih banyak terjadi di sekitar kita. Saat ini, hanya tersisa 3.900 individu harimau liar di dunia.

Caspian Tiger (Punah)

Caspia Tiger atau Caspian Tiger (Harimau Kaspia atau Harimau Persia) memiliki nama latin Panthera tigris virgata. Subspesies harimau yang hidup di wilayah paling barat dari subspesies harimau yang ada dengan habitat berada di wilayah Iran, Irak, Afganistan, Turki, Mongolia, Kazakhstan, Kaukasus, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan. Terakhir dipelihara di Berlin Zoo pada tahun 1899 dan dinyatakan punah pada tahun 1950 akibat perburuan.

Javan Tiger (Punah)

Javan Tiger atau dikenal juga dengan sebutan Harimau Jawa atau Harimau Sunda (Panthera tigris sondaica) adalah subspesies harimau yang dulunya hidup terbatas (endemik) di Pulau Jawa. Status subspesies Harimau Jawa sudah dinyatakan punah oleh International Union of Conservation for Nature (IUCN) pada tahun 1980, akibat perburuan dan perkembangan lahan pertanian yang mengurangi habitat binatang ini secara drastis. Sementara dalam buku berjudul The Last Tiger in East Java yang dimuat dalam Asian Folklore Studies, volume 54, 1995, menyebutkan Macan Jawa yang terakhir, tewas ditikam timah panas (kemungkinan dalam perburuan) pada tahun 1990-an. Namun seperti dikutip dari National Geographic, Kamis (14/9/2017), kepunahan satwa ini masih disangsikan sebagian kalangan dan masih jadi bahan perdebatan.

Bali Tiger (Punah)

Bali Tiger atau disebut juga Harimau Bali (Panthera Tigris Balica) adalah subspesies harimau yang hanya dapat ditemui di pulau Bali. Harimau ini adalah harimau terkecil dari tiga sub-spesies yang ada di Indonesia. Sayangnya Harimau Bali ini telah dinyatakan punah. Harimau terakhir ditembak pada tahun 1925, dan sub-species ini dinyatakan punah pada tanggal 27 September 1937. Jika teman-teman ingin melihat harimau Bali yang telah diawetkan, kamu bisa datang ke Museum Zoologi di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

1. Sumatran Tiger

Sumateran Tiger atau Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) adalah satwa endekmi Pulau Sumatera. Satwa ini merupakan harimau terkecil dibandingkan subspesies lainnya yang masih ada. Saat ini, hanya terdapat sekitar 400 harimau Sumatera di alam bebas. Jika kita tak peduli akan keberadaan harimau Sumatera, diperkirakan populasinya akan musnah pada 2050. Dikategorikan Sangat Kritis Terancam Punah (Critically Endangered) dalam daftar lembaga konservasi IUCN; dan masuk dalam CITES Appendix I yang artinya perdagangan internasional komersial DILARANG!.

2. Siberian Tiger

Siberian Tiger atau Harimau Amur/Siberia (Panthera tigris altaica) merupakan subspesies harimau atau spesies kucing terbesar di dunia. Ukurannya bisa mencapai panjang 3,3 meter dengan bobot 300 kg. Mayoritas subspesies ini hidup di Taman Nasional Zov Tigra (Roar of Tiger) di daerah Sikhote-Alin, Rusia. Sedangkan habitat alaminya adalah di taiga/hutan boreal di Rusia Timur Jauh dan bagian utara RRC. Dikategorikan Terancam punah (Endangered) dalam daftar lembaga konservasi dunia IUCN; dan masuk dalam CITES: Appendix I yang artinya perdagangan internasional komersial dilarang.

3. Bengal Tiger

Bengal Tiger atau Harimau Bengal, Benggala, India (Panthera tigris tigris) memiliki julukan “Royal Bengal Tiger” karena merupakan satwa nasional negara India dan Bangladesh. Jenis ini merupakan subspesies harimau terbanyak di dunia dengan populasi 1.800 individu di alam bebas. Meski begitu, pada 1970 pemerintah India membuat lembaga konservasi bagi harimau Benggala dan menjadikannya salah satu hewan nasional yang dilindungi di India. Konservasi ini diharapkan bisa menstabilkan angka harimau Benggala yang semakin menipis. Dalam mitologi India, harimau merupakan tunggangan Dewa Durga. Spesies ini dianggap sebagai saudara manusia, perwujudan ibu pertiwi (mother earth) dan raja hutan. Dikategorikan Terancam Punah (Endangered) dalam daftar lembaga konservasi dunia IUCN; dan masuk dalam CITES: Appendix I yang artinya perdagangan internasional komersial dilarang.

4. Indochinese Tiger

Indochinese Tiger atau Harimau Indocina sering disebut juga dengan Harimau Corbet (Phantera Tigris Corbetti). Harimau ini ukurannya lebih kecil dan lebih gelap warnanya dibandingkan dengan harimau bengal. Diperkirakan populasi harimau ini mencapai 700-1.225 ekor di alam bebas, tersebar di wilayah Kamboja, China, Laos, Thailand, Burma, dan Vietnam. Di Vietnam, harimau adalah salah satu satwa yang dihormati. Dikategorikan Terancam Punah (Endangered) dalam daftar lembaga konservasi dunia IUCN; dan masuk dalam CITES: Appendix I yang artinya perdagangan internasional komersial dilarang.

5. South China Tiger

South China Tiger atau Amoy Tiger, Xiamen Tiger atau disebut juga Harimau Cina Selatan (Panthera tigris amoyensis) diyakini sebagai subspesies asal (stem tiger) dari subspesies harimau lain. Hal ini didasari karakteristik morfologisnya yang berbeda dan primitif seperti harimau purba. Pada tahun 1950, populasinya diperkirakan masih lebih dari 4.000 ekor. Namun pembasmian secara besar-besaran karena kebijakan anti hama di era 1950 dan 60an serta kerusakan habitat secara dramatis langsung mengurangi populasi Harimau China Selatan ini. Dikategorikan: Sangat Kritis Terancam Punah (Critically Endangered) dalam daftar lembaga konservasi IUCN; dan masuk dalam CITES Appendix I yang artinya perdagangan internasional komersial dilarang.

6. Malayan Tiger

Malayan Tiger atau Harimau Malaya merupakan subspesies termuda, dimana identifikasinya sebagai subspesies terpisah baru diakui pada tahun 2004. Subspesies baru ini dinamai Panthera tigris jacksoni, sesuai dengan nama ahli konservasi harimau, yaitu: Peter Jackson. Terdapat sekitar 490 ekor harimau dewasa di alam bebas. Satwa ini hidup di hutan tropis dan subtropis lembab di Thailand Selatan dan Semenanjung Malaysia. Di Malaysia sendiri, harimau mendapat julukan Pak Belang atau Datau Harimau. Dikategorikan Terancam Punah (Endangered) dalam daftar lembaga konservasi IUCN; dan masuk dalam CITES Appendix I yang artinya perdagangan internasional komersial dilarang.

Jenis Harimau Unik

Selain 3 subspesies yang telah punah dan 6 subspesies Harimau yang masih bisa bertahan hidup di Bumi hingga saat ini, ternyata ada juga beberapa jenis harimau lainnya yang berpenampilan unik karena adanya kelainan gen. Kayak apa sih tampangnya? Yuk swipe aja --------------->

White Tiger

White Tiger atau Harimau putih termasuk subspesies harimau Bengal (Panthera tigris tigris) yang berwarna putih karena pengaruh gen resesif. Hewan ini persis sama dengan harimau Bengal biasa kecuali warna bulunya yang berwarna putih dengan garis-garis hitam. Harimau putih memiliki hidung merah muda dan mata biru. Saat ini di dunia jumlahnya hanya tinggal 216 ekor saja dan termasuk dalam daftar hewan sangat langka. Satwa liar ini pertama kali ditemukan pada tahun 1957 di hutan India oleh seorang raja bernama Rewa, yang kemudian membawa harimau putih murni (pure white tiger) ke istana dan diberi nama "Mohan" yang berarti Sesuatu yang Menakjubkan. Kemudian, harimau putih murni (pure white tiger) tersebut dikawinkan dengan harimau benggala loreng oranye hitam. Dari hasil perkawinannya tersebut menghasilkan gen putih yang kemudian diberi nama "BEGUM", dan masyarakat India, meyakini bahwa harimau putih hasil silangan (white tiger) tersebut masih keturunan dewa.

Pure White Tiger

Pure White Tiger atau Harimau Putih Murni, dikenal juga dengan julukan Snow Tiger atau Ghost Tiger. Harimau putih murni lahir dari dua gen resesif dua ekor harimau bengal (Panthera tigris tigris) sehingga menghasilkan harimau yang seolah mengenakan jas berwarna putih tanpa loreng. Kondisi ini dikarenakan adanya pengaruh genetik dimana warna putih lebih dominan dibanding motif loreng yang biasa ada pada tubuh harimau. Namun dalam situasi gelap atau kurang adanya cahaya maka loreng pada tubuh Pure White Tiger masih dapat dilihat, maka dari itu sering diberi julukan Ghost Tiger atau Harimau Hantu.

Maltese Tiger

Maltese Tiger dikenal juga dengan julukan Malta Tiger, Blue Tiger atau Harimau Biru, dilaporkan pernah ditemukan di provinsi Fujian, Cina. Sebagian besar harimau Malta dilaporkan berasal dari subspesies Harimau Cina Selatan (Panthera tigris amoyensis). Disebut sebagai Harimau Biru karena pada bagian tubuhnya ditandai dengan bulu kebiru-biruan dengan garis-garis gelap. Harimau Malta telah dilaporkan sebagai subspesies dari harimau cina selatan, yang kini terancam punah. Richard Perry, dalam bukunya "The World of Tiger" (1965) menyebutkan kalau harimau biru adalah setan biru, karena kegemarannya memangsa manusia. Seekor anak harimau biru pernah lahir tahun 1964, di Kebun Binatang Oklahoma, namun mati dalam masa pertumbuhan. Hingga kini penampakan harimau biru sudah jarang dilaporkan, mayoritas menyebutkan bahwa harimau ini sudah punah.

Golden Tabby Tiger

Golden Tabby Tiger dikenal juga dengan julukan Strawberry Tiger atau Harimau Emas masih termasuk subspesies Harimau Bengal. Hanya saja harimau ini lahir dengan variasi warna yang sangat langka, yang disebabkan oleh gen resesif. Harimau emas cenderung memiliki tubuh yang lebih besar dari subspesies harimau Bengal pada umumnya. Memiliki bulu yang lebih lembut dan lebih tebal daripada kerabatnya yang berwarna oranye. Golden Tabby Tiger pertama yang lahir di penangkaran berasal dari dua Harimau Bengal yang terdapat di Adriatic Animal Attractions di Florida, pada tahun 1983. Saat ini diyakini tidak lebih dari 30 ekor saja harimau emas yang ada di dunia dan merupakan hewan atau harimau paling langka.

Sumber:

https://www.tigers-world.com http://nationalgeographic.grid.id https://id.wikipedia.org/wiki/Harimau http://infohewan.com/203/ciri-ciri-khusus-harimau/mamalia http://serba-serbipengetahuankita.blogspot.com http://www.mongabay.co.id https://www.wwf.or.id https://www.tigers.org.za/golden-tabby-tigers http://tfcasumatera.org #GlobalTigerDay #Connect2Earth #Connect2Tigers #TogetherPossible #ProtectTigers

Komentar

Fresh