Alasan Untuk Jangan Nikah Kecepetan | OPINI.id

Bagi orang yang datang dari daerah di luar kota besar kayak aku, ga aneh kalau orang menikah di umur yang relatif muda atau umumnya di bawah 25 tahun. Padahal menurut aku ada kerugiannya kalau menikah terlalu cepat, ini opini-ku.

Membatasi Pilihan Karir

Kalau masih muda, kita tidak pernah tahu karir kita akan seperti apa, mungkin sekarang lagi mandek, tapi bisa saja ada tawaran bagus yang masuk. Nah tapi kalau sudah menikah, bisa jadi peluang bagus itu kamu tolak, mungkin karena lokasi ataupun karena kamu lebih memilih bekerja di tempat yang lebih stabil.

Mengurangi Waktu Networking

Untuk terus berkembang, kita perlu networking, perlu berkenalan dengan lebih banyak orang. Masalahnya acara-acara meetup atau networking umumnya dilaksanakan malam di luar jam kerja. Kalau sudah menikah, ya lebih susah untuk pergi-pergi setelah pulang kerja.

Sahabat Baik

Jujur saja, kalau dari pengamatan aku, banyak orang, termasuk aku, mendapatkan sahabat baik ketika masih ngejomblo. Kemungkinan kamu bakal mendapatkan sahabat baik ketika menikah sangat kecil.

Pengalaman Sendiri

Buat aku pengalaman hidup sendiri tanpa pasangan itu penting, karena aku jadi tahu apa yang aku harapkan dari pasangan aku, pasangan seperti apa yang bisa menutupi kekosongan aku ketika sendiri. Kalau nikah terlalu cepat, pengalaman kamu menyendiri akan sedikit dan bisa jadi kamu tidak tahu pasangan seperti apa yang kamu butuh.

Bukan Pilihat Yang Paling Tepat

Seperti membeli rumah, kita pasti akan mencari-cari yang paling tepat buat kita. Kalau menikah terlalu cepat, bisa jadi kamu belum melihat semua pilihan kamu. Akibatnya ketika di masa depan kamu menemukan orang yang lebih tepat, ada kemungkinan kamu bisa selingkuh.

Kapan Umur Yang Tepat Untuk Menikah ?
<= 25 tahun
25 - 30 tahun
>= 30 tahun
5566 votes

Komentar (4)

Fresh