Api Abadi di Dunia Selain Mrapen | OPINI.id

Api abadi Mrapen menjadi sorotan karena menjadi salah satu bagian dari pelaksanaan Asian Games 2018 Agustus mendatang. Ternyata selain di Mrapen, beberapa tempat di Dunia ini punya api abadi yang gak kalah kerennya loh!.

Chestnut Ridge Park

Api abadi ini terletak di belakang Air Terjun Shale Creek Preserve di selatan Chestnut Ridge Park, Northwestern, Pennsylvania, AS. Diketahui jika sumber bahan bakar Chestnut Rige Park adalah dari etana dan propana, para ilmuwan tidak tahu dari mana asalnya atau bagaimana ia bisa sampai ke sana. Bahkan, sebuah penelitian menemukan jika tanah tempat api menyala sebenarnya tak cukup panas untuk menyalakan gas dan menjaga si api tetap menyala.

Gunung Chimaera

Api-api di batuan Gunung Chimaera, Turki telah terbakar selama setidaknya 2.000 tahun, dan cahayanya membantu para pelaut zaman dulu menghindari pantai berbatu. Sumber bahan bakar api abadi ini berasal dari gas metana yang merembes melalui ophiolit, batuan dasar laut yang telah diangkat.

Jharia Coalfield

Jharia, India menjadi lokasi kejadian kebakaran tambang batubara terbesar di dunia. Setidaknya 70 kebakaran tambang batubara terjadi, mengakibatkan ribuan ton karbon dioksida ke atmosfer setiap tahun. India menjadi penghasil emisi gas rumah kaca keempat terbesar di dunia, dan kebakaran tambang batu bara jadi sumber utama pencemaran ini. Masalah bermula pada 1970-an ketika perusahaan tambang batubara menggali lebih dalam dan membuat batubara terpapar oksigen ketika tidak ditutup dengan benar, akibatnya batubara menjadi mudah tersulut.

Smoking Hills

Pada 1850, Kapten Robert McClure sedang mengemudikan kapalnya di Kutub Utara untuk mencari Ekspedisi Franklin yang menghilang ketika menemukan Jalan Lintas Barat Laut. Meski tak menemukan kru Franklin, tetapi ia menemukan sesuatu yang lain, yakni kebakaran besar di pantai berbatu dan puncak Cape Bathurst. McClure berasumsi, kebakaran itu dibuat oleh orang-orang Inuit setempat untuk mendapatkan perhatian mereka. Sehingga dia mendarat untuk melihat apa yang sedang terjadi dan mencari informasi sebanyak mungking tentang nasib awak Franklin. Meski kembali ke kapal tanpa informasi yang diharapkan, tetapi mereka membawa potongan batu yang aneh. Ketika mereka meletakkan batu di meja mahoni Captain, batu itu membuat lubang menembus kayu.

Brennender Berg

Lapisan batubara yang terbakar di Brennender Berg, Saarland, Jerman pertama kali muncul pada 1688. Tidak ada yang yakin bagaimana api mulai muncul. Meskipun intensitas api batubara telah berkurang sejak 1800-an, pengunjung masih dapat melihat asap naik dari bebatuan bahkan merasakan uap panas yang berasal dari retakan. Sebelum intensitas api berkurang, anak-anak sekolah sering dibawa untuk melihat gunung yang terbakar dan mereka biasanya mengukus telur di antara retakan. Ternyata batu itu yang menyebabkan munculnya asap terbakar.

Api Abadi Baba Gurgur

Api abadi Baba Gurgur terletak di pusat ladang minyak besar di Irak, tercipta dari gas alam yang merambat naik melalui bebatuan. Selama ribuan tahun, penduduk asli telah menggunakan aspal alam di Baba Gurgur untuk membangun rumah, jalan-jalan, dan hal-hal lain. Api juga memancarkan gas hidrogen sulfida yang mematikan, sehingga pengunjung wajib mematuhi tanda-tanda peringatan untuk memperhatikan arah angin.

Door to Hell

Door to Hell adalah sebuah lapangan gas alam terbuka yang terletak di Derweze (Darvaza), Turkmenistan. Yang membuat tempat ini terkenal adalah karena seperti namanya, pada tempat ini ada sebuah api abadi yang seolah-olah merupakan gerbang menuju pintu neraka. Sebenarnya api abadi ini terjadi karena kegagalan survey geografis oleh geologis Rusia pada tahun 1971.

Gimana keren gak sih fenomena alam ini?
Keren banget
Keren sih tapi bahaya
582 votes

Komentar (2)

Fresh