Koruptor yang Pernah Cabut Dari Lapas | OPINI.id

Suap menyuap di lapas agar bisa hidup enak, sebenarnya bukan makanan baru lagi. Cuma yang bikin gregetan, kenapa kasus ini kerap terulang? Sampai akhirnya, KPK kun mencyduk Kalapas Sukamiskin terkait kasus suap.

Memang, Lapas Sukamiskin jadi surganya koruptor berdasi. Buktinya ada beberapa nama koruptor-koruptor yang pernah cabut dari sini buat nikmatin kehidupan normal layaknya orang gak bersalah.

Lutfhi Hasan Ishaaq

Mantan Presiden PKS ini pernah kepergok pulang ke rumahnya di Kompleks Panorama Alam Parahyangan Blok F No. 6. Tapi dia justru irit pas ditanyain tanggapannya. "Saya tidak bisa berkomentar. Tanya ke petugas LP saja." singkatnya. Sebelumnya dia divonis 18 tahun penjara dan denda 1 miliar subsider 6 bulan penjara dan dicabut hak politik buat dipilih dalam jabatan publik, karena kasus suap impor daging sapi dan pencucian uang.

Romi Herton beserta Istri

Bekas Walikota Palembang dan istrinya Masyito ini kedapatan pulang ke rumahnya di Palembang, alasannya sih buat nengok anaknya yang sakit. Kuasa hukum mereka Sirra Prayuna, justru gak tahu tentang kepergian mereka dari Lapas Sukamiskin. Romi dan Masyito adalah pemberi suap mantan Ketua MK Akil Mochtar. Romi divonis 7 tahun penjara, denda 200 juta subsider 2 bulan kurungan, pencabutan hak memilih dan dipilih selama 5 tahun oleh Pengadilan Tinggi DKI, Juni 2015. Sedangkan Masyito divonis 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan.

Rachmat Yasin

Eks Bupati Bogor ini pulang ke rumahnya di Kompleks Panorama Alam Parahyangan Blok C Nomor 2. Wah sekomplek nih pulkamnya sama yang tadi impor daging sapi. Pas dikonfirmasi, dia gak mau jelasin alasan jelas tentang kepergiannya itu. "Saya tidak bisa menjelaskan, kecuali ada izin dari Kepala LP," tuturnya.

Nazaruddin

Ketika menjalani masa kurungan, Nazaruddin justru mengunjungi rumahnya di Griya Caraka, Blok AA1 Nomor 09, Cingised serta Rumah Sakit Santosa. Ternyata, di Rumah Sakit itu sendiri terdapat apartemen yang biasa digunain para narapidana buat ketemu sama keluarga dan koleganya. Pengacara Nazar, Elza Syarif gak tahu kalau kliennya keluar masuk Lapas Sukamiskin itu. "Saya tidak tahu, tidak pernah ke sana," katanya.

Menurut kamu kepulangan mereka yang gak jelas alesannya ini, patut ditolerir gak sih?
Nggak lah
Wajar sih kan punya rumah
73 votes

Komentar

Fresh