Uji Fisik Bareng Teman di Relay Marathon | OPINI.id

Kalo bosan lari marathon sendiri, musti cobain lari relay marathon. Lari estafet marathon sejauh minimal 40 km dalam sebuah tim secara beruntun. Relay marathon punya nilai gotong royong looh. Berasal dari Jepang yang masyarakatnya terkenal hobi guyub. Lumayan bisa ngetes kemampuan lari dan persahabatan

Cara Lari Relay Marathon

Ada yang unik dari relay marathon. Lari jarak jauh biasanya dilakukan sendiri, tapi di relay marathon jarak yang jauh ditempuh bersama-sama dalam tim. Satu tim terdiri dari beberapa orang, ada yang 4 orang/tim, 10 orang/tim tergantung dari jarak marathon. Jarakanya mulai dari 42 km, 200 km bahkan sebrangi provinsi sejauh 500 km. Ini dilakukan secara beruntun, tiap orang tempuh jarak total dibagi per tim. Relay marathon berasal dari Jepang. Di negeri sakura disebut ekiden yang udah membudaya di masyarakat Jepang. Saking populernya ada event tahunan hampir 30% masyarakat Jepang hadir buat nonton ekiden.

Berasal dari Jepang

Relay marathon dapat pengaruh dari lari ekiden di Jepang. Bagi masyarakat Jepang ekiden adalah bentuk kebersamaan. Lari jarak jauh yang ditempuh bersama-sama secara berlanjut. Ekiden punya nilai sejarah kuat di Jepang. Tahun 1600-1800an tukang pos kirimkan surat dan informasi dilakukan dengan sambung menyambung. Surat dibawa dan dioper ke tukang pos lainnya yang ada di tempat tertentu agar surat bisa cepat sampai. Karena sudah membudaya di masyarakat Jepang, ekiden diadakan lomba. Lomba pertama ekiden berlangung pada tahun 1917 yang disponsori harian nasional Jepang. Tempuh jarak dari Kyoto ke Tokyo sejauh 508 km. Penyelenggaraan lomba juga untuk peringati perpindahan ibukota Jepang dari Kyoto ke Tokyo. Diselenggarakan secara konsisten tiap tahun membuat lomba ekiden jadi populer di masyarakat Jepang. Hingga perusahaan-perusahaan sepatu luncurkan produk sepatu khusus untuk ekiden. Hakone Ekiden adalah lomba lari paling bergengsi yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Jepang. Saking bergengsinya masyarakat Jepang dari berbagai prefektur datang ke Hakone, Tokyo buat ngedukung para peserta. Pesertanya adalah mahasiswa dari 23 universitas di Jepang. Buat mahasiswa lomba ini ajang kuat-kuatan dan pamer keunggulan. Mereka harus tempuh jarak 200 km dengan jalan ekstrim di kaki pegunungan Fuji selama dua hari. Dilakuan secara beruntun oleh 10 orang dalam satu tim. Hampir 30% warga Jepang nonton Hakone Ekiden. Stasiun tv nasional liput acara secara live selama 2 hari.

Relay Marathon di Kudus

Gak perlu jauh-jauh ke Jepang buat ikut lomba relay marathon. Kudus akan selenggarakan lari estafet untuk umum. Tiket.com Kudus Relay Marathon 2018 akan mempertandingkan beberapa kategori mulai dari estafet 42,2 km, half marathon (21,1km), 10 K, 5 K dan kids fun run. Relay dibagi empat pelari dalam satu tim, masing-masing tempuh 10,5 km. TKRM 2018 ingin adakan lari marathon yang gak main stream. Relay marathon buat nguji fisik bareng teman-teman dalam satu tim. Terinspirasi dari ekiden dengan nilai gotong royong, TKRM 2018 ingin hadirkan ke masyarakat Indonesia. TKRM 2018 gak cuma ajang marathon estafet aja. Nanti ada pesta budaya dan kuliner Kudus yang bakal sambut para peserta lari. Event diselenggarakan juga untuk kenalkan wisata Kudus yang potensial. Masih banyak yang bisa di eksplor di Kudus selain wisata religi, ada wisata pegunungan, rumah terbalik dan lainnya. Harapannya peserta dan wisatawan bisa kembali lagi buat liburan di Kudus. Dan TKRM 2018 bisa jadi event tahunan yang dinantikan oleh para pecinta lari Indonesia

Ya, Kali Gak Kuy?
Kuy, Laah
Harus Kuy
6 votes

Komentar

Fresh