Kenali Gejala Leukimia Pada Dirimu | OPINI.id

Leukimia atau biasa disebut kanker darah sudah merampas hidup enam puluh ribu orang pada tahun 2016. Ini adalah jenis kanker darah yang mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah putih dalam melawan infeksi. Sebelum terlambat, sebaiknya kenali dulu beberapa gejalanya.

Darah Sukar Membeku

Salah satu gejalanya adalah mengacaukan trombosit darah yang penting bagi proses pembekuan darah. Itulah sebabnya kenapa penderita leukimi sering alami pendarahan. Pada umumnya bagi orang yang tidak kena penyakit ini, jika terluka maka aliran darah yang keluar akan menggumpal dan segera berhenti. Sedangkan penderita leukimia berbeda. Darah akan sangat sulit dihentikan, jika dilihat, darah yang dikeluarkan pun tidak berwarna merah pekat, melainkan berwarna merah muda.

Sering Berdarah dan Memar

Gejala leukimia yang umum terjadi adalah seringnya mengalami pendarahan dan memar di bagian tubuh akibat kekurangan trombosit. Trombosit sendiri adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku. Gak jarang, bintik-bintik merah dan bahkan keunguan yang biasa disebut petechiae akibat adanya pendarahan minor di dalam kulit kerap kali menyerang penderita.

Gampang Kena Infeksi

Penderita akan rentan terkena infeksi dan sering mengalami demam. Umumnya, demam pada leukimi sering terjadi dan ini berlangsung selama beberapa hari dengan kenaikan suhu yang mencapai lebih dari 38 derajat celsius.

Nyeri Sendi dan Tulang

Selain itu, penderita leukimia juga biasanya akan merasakan nyeri pada persendiannya atau di bagian tulang belakang. Bahkan rasa nyeri yang sangat luar biasa yang mengakibatkan demam tinggi.

Anemia

Anemia adalah salah satu gejala leukimia. Pasalnya anemia terjadi karena seseorang kekurangan sel darah merah.Oleh karena itu, warna kulit penderita leukimia cenderung pucat.

Gejala-gejala lainnya & Pengobatan

Selain seperti di atas, gejala leukimia lainnya adalah sering mimisan, peradangan gusi, mual, demam, menggigil, sakit kepala, nafsu makan menurut, dan turun berat badan secara drastis. Oleh karena itu jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, ada baiknya segera periksakan diri ke dokter.Apalagi jika kamu mengalami gejala yang sering kambuh. Pada dasarnya, dokter akan segera melakukan pemeriksaan fisik dan labolatorium seperti tes darah dan biopsi pada sampel sumsum tulang belakang.

Setuju gak kalau mencegah itu lebih baik daripada mengobati?
Setuju banget
Gak juga
16765 votes

Komentar (6)

Fresh