Tim Piala Dunia Sesuai Kepribadianmu | OPINI.id

Berbicara timnas kebanggaan, mungkin masing-masing individu menyukai tim kesayangan berdasarkan karakteristik permainan. Misalnya, Spanyol bermain tiki-taka alias serangan dengan penguasaan bola penuh dari kaki ke kaki. Pemilihan tim kesukaan tersebut secara enggak sadar ternyata mencerminkan kepribadian sang penggemar, lho. Yuk, lihat kepribadianmu dari pilihan timnas kesayangaanmu di Piala Dunia 2018.

Perancis menjadi juara Piala Dunia 2018, sesuai prediksimu kah?
Nggak
Iya
Nggak tahu
622 votes

Spanyol Si “Alon-Alon Asal Kelakon”

panyol merupakan tim dengan prediksi besar mampu bertarung di laga teratas bahkan berkemungkinan besar bisa mengangkat trofi Jules Rimet tahun 2018. Prediksi tersebut bukan semata tebak-tebakan. Selain secara kuat dipenuhi pemain papan atas dan berpengalaman di beberapa liga terbaik Eropa, Spanyol juga selama 8 tahun terakhir mampu membangun filosofi permainan tiki-taka. Tiki-taka menjadi menarik untuk dibahas sebab pola permainan tersebut berhasil membuat Barcelona meraih beragam gelar bergengsi. Filosofi tiki-taka bertumpu pada penguasaan bola secara penuh. Bola bergulir dari pertahanan tim, melaju dari kaki ke kaki, perlahan-lahan melewati garis tengah lalu memasuki sepertiga pertahanan lawan. Bola tetap mengalir dari kaki ke kaki sembari melihat peluang masuk ke kotak penalti lawan hingga kemudian tercipta gol. Tim lawan dipaksa bermain bertahan penuh dengan sesekali serangan balik cepat. Maka, tak heran bila Spanyol bermain hampir pasti penguasaan bola sangat besar bagi La Furia Roja.

Jerman Si “Mental Baja”

Tim berjuluk Der Panzer ini memang langganan tampil di Piala Dunia. Para pemain Jerman selalu punya cara untuk tampil tak kenal lelah di tiap menit untuk meraih hasil maksimal. Pada laga melawan Swedia, Jerman harus memenangkan laga agar bisa membuka peluang lolos babak 16 besar setelah tampil buruk pada laga pembuka grup H kontra Meksiko. Gol pemain Swedia Ola Toivonen sempat membuat supporter Jerman tercengang di babak pertama. Permainan memang berada di kuasa Jerman. Kroos dkk berhasil menekan tim Swedia hingga menumpuk banyak pemain di kotak 12 pas. Jerman berkali-kali merangsek hingga akhirnya Marco Reus berhasil menceploskan bola ke gawang Swedia. Petaka bagi Jerman datang ketika pemain bertahan mereka, Boateng diganjar kartu merah. Dengan sepuluh pemain, Jerman tak menurunkan serangan. Di menit akhir pertandingan peluang datang dari tandangan bebas. Kroos mengambil ancang-ancang dan sepakan keras nan melengkungnya berhasil menembus gawang Swedia. Jerman menang 2-1 atas Swedia. Mental baja Jerman harus diacungi jempol. Mereka tak pernah menyerah untuk menyerang meski pemain berkurang satu. Mungkin kamu-kamu pendukung Jerman memiliki kepribadian enggak gampang nyerah. Bagus banget, guys. Bemental baja untuk menghadapi segala tantangan, tugas menumpuk, soal-soal sulit, bahkan dengan fasilitas belajar minim, kalian pasti bisa mengatasi semuanya dan meraih hasil maksimal.

Brazil Si “Sistem Kebut Semalam”

Tim penghasil pemain-pemain terbaik di dunia ini selalu diprediksi penggila bola menjadi juara di setiap turnamen, tak kecuali Piala Dunia 2018. “Tim Samba” datang ke Rusia dengan materi pemain terbaik di masing-masing posisi. Sang bintang, Neymar, tak bisa dianggap sebelah mata. Pemain berbakat nan piawai mengolah si kulit bundar tersebut menjadi sorotan karena menjadi tumpuan penting Brazil. Meski bertabur bintang, Brazil tampil merangkak di babak penyisihan grup. Mereka hanya berhasil bermain imbang di laga perdana grup E kontra Swiss. Pada pertandingan kedua melawan Kostarika, Brazil melakukan serangan beruntun tapi tak menuai hasil hingga ujung laga. Pada menit menit 91, additional time, kebuntuan Brazil akhirnya pecah lewat sodoran Coutinho. Gol tersebut lantas disusul gol Neymar di menit 97. Brazil berhasil meraih angka di menit akhir pertandingan. Bisa jadi, mungkin lho guys, penggemar Tim Samba berkarakter Sistem Kebut Semalam alias baru mengerjakan sesuatu di menit akhir deadline. Mungkin ada baiknya kebiasaan buruk tersebut perlahan dikurangi agar kalian memiliki persiapan lebih untuk menjalani sesuatu. SKS alias Sistem Kebut Semalam kuncinya ada di keberuntungan. Apa mungkin kalian selalu beruntung?

Meksiko Si “Agresif”

Penampilan Meksiko di babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 menyita perhatian penggila sepakbola. Pasalnya, tim berjuluk El Tri tersebut berhasil melumat juara bertahan Jerman dengan 1-0 dan mampu mengungguli Korea Selatan 2-1 dan menjadi pemuncak klasemen grup F. Meksiko tampil trengginas. Lozano cs bermain agresif di tiap laga dengan memaksimalkan umpan cepat menembus pertahanan lawan. Pemain tengah Jerman bahkan tak bisa mengembangkan permainan lantaran hadangan beruntun dan serangan balik cepat para pemain Meksiko. Serangan agresif Meksiko plus permainan menyerang efektif melibatkan hanya beberapa pemain, membuat lawan-lawannya harus bermain ekstra hati-hati. Mungkin bagi Quipperian penggemar Meksiko memiliki karakter serupa, tampil agresif saat meraih peluang. Tak pantang menyerah untuk melahap semua soal dengan tepat. Tentu bila hal itu benar, maka keagresifan kalian patut diapresiasi. Sumber: https://video.quipper.com/id/blog/tips-trick/your-life/kenali-tim-peserta-piala-dunia-2018-sesuai-kepribadianmu/

Komentar

Fresh