Ingin Tahu LRT Palembang? | OPINI.id

Konstruksi LRT di Palembang menggunakan 95% bahan lokal, hanya bagian mesin kereta saja yang didatangkan dari Jerman.

LRT Pertama Di Dunia Yang Dibangun Melintasi Sungai

Jakarta, Light Rail Transit (LRT) Palembang adalah LRT pertama yang beroprasi di Indonesia yang berjalan melintasi sungai. LRT yang di bangun dengan menggunakan APBD tersebut dijadwalkan akan beroperasi pada bulan Juli ini. Jalur LRT Palembang ini membentang sepanjang 24 km yang juga LRT yang pertama di dunia yang melintasi sungai. Jalur LRT Palembang ini melintasi sungai Musi yang berdampingan dengan jembatan Ampera. "Ini adalah satu-satunya LRT di dunia yang menyeberangi sungai, yaitu sungai Musi," kata Gubernur Alex Noerdin dalam diskusi road to Asian Games 2018 di Hotel Le Meriden beberaoa waktu lalu di Jakarta, Rabu (2/5/2018). LRT Palembang menjadi transportasi esensial yang mendukung mobilisasi atlet pada penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang Agustus mendatang. Dengan panjang 24 km dan singgah di 13 stasiun, LRT Palembang akan mengantarkan atlet mulai dari Bandara hingga Jakabaring Sport Center tempat para atlet mulai dari menginap, latihan hingga bertanding. "Kemudian hydrogen car akan menyambut di Jakabaring untuk mengantar para atlet. Jakabaring menjadi satu-satunya tempat olahraga yang terintegrasi di dunia yang bisa dicapai oleh lima akses, yaitu satu jalan tol, dua jembatan baru, satu jembatan lama dan LRT," kata Alex. Progres pembangunan LRT Palembang saat ini sudah mencapai 89,4%. Delapan gerbong kereta LRT sudah tiba di depo dan dipastikan siap dipakai pada Juli mendatang setelah selesai mengikuti tahapan uji coba pada Juni nanti.

LRT Palembang, Sejarah Baru Bagi Budaya Transportasi Umum di Indonesia

Jakata, Kereta ringan atau light rail transit (LRT) pertama di Indonesia segera beroperasi. Setelah dibangun selama tiga tahun sejak 2015 lalu, LRT Palembang akan menjadi sejarah baru bagi budaya baru dalam menggunakan transportasi umum di Indonesia. Dengan beroperasinya LRT Palembang, diharapkan membawa perubahan yang akan menjadi budaya baru bagi masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Palembang dan sekitarnya. Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Palembang dan melihat langsung kesiapan operasi LRT Palembang menunjukkan semakin dekatnya jadwal operasi kereta ringan buatan Indonesia ini. Jokowi bahkan menyebut kereta ringan pertama Indonesia ini tak kalah hebat dengan yang ada di Eropa. Masyarakat diharapkan beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke penggunaan transportasi massal perkotaan yang telah diperlengkapi dengan berbagai fasilitas modern demi kenyamanan, keamanan, serta keselamatan selama perjalanan. Pengoperasian LRT Palembang juga diharapkan dapat turut menyukseskan penyelenggaraan pesta olahraga Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.

LRT Palembang 95% Buatan Indonesia

Palembang, Kepala Negara mengatakan, konstruksi LRT di Palembang menggunakan 95% bahan lokal. Beliau mengatakan hanya bagian mesin kereta saja yang 100% didatangkan dari Jerman. "Yang saya senang, seluruh konstruksi hampir 95% dikerjakan dengan bahan lokal. Local contain nya 95%. Keretanya kurang lebih 40% jika dikerjakan oleh INKA untuk gerbong dan gerbong 100% hanya mesin yang berasal dari Bombardier, Jerman," kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Palembang, Sumsel, Jumat (13/7/2018). Presiden menjelaskan saat ini pembangunan LRT Palembang masih dalam tahap sertifikasi. Dalam waktu cepat LRT Palembang akan diresmikan. "Ini kan baru ada uji sertifikasi, kalau nanti selesai semua pasti dijalankan. Yang penting tadi sudah kita coba dan dalam kecepatan yang tinggi, agak ngerem sedikit sangat belok," kata Kepala Negara. Presiden juga mengatakan, akan ada 3 rute LRT lainnya di Palembang. Jokowi ingin masyarakat beralih menggunakan transportasi massal, salah satunya LRT. "Memang di Palembang ada 4 rute yang trase nya direncakan dan disiapkan. Ini baru 1 rute, tapi saya ingin agar kereta ringan LRT Palembang bisa dijadikan contoh kota besar di Indonesia yang saya kira mulai padat dan macet dan membutuhkan transportasi massal. Dan ini akan lebih efisien dibanding dengan mobil," terangnya. Dibangun dengan konsep konstruksi elevated track (jalur layang), LRT Palembang menjadi LRT yang pertama kali dibangun serta dioperasikan di Indonesia. Dengan alokasi pembiayaan yang berasal dari APBN sebesar Rp 10,9 triliun, jalur LRT Palembang akan menghubungkan Bandara Internasional Mahmud Badaruddin II menuju kawasan Jakabaring sport city serta stasiun tujuan akhir, Sta. DJKA sepanjang 22,3 km. Dengan beroperasinya LRT Palembang, diharapkan akan membawa perubahan yang akan menjadi tren budaya baru bagi masyarakat Sumatera Selatan dalam menggunakan transportasi umum.

Bandung, Surabaya, dan Medan segera Dibangun LRT seperti Palembang

Jakarta, setelah Palembang dan Jakarta, proyek LRT akan digarap di Bandung, Surabaya dan Medan. Presiden Joko Widodo menjelaskan, pemerintah juga akan menggarap proyek LRT di tiga kota besar lainnya. "Bukan hanya di Palembang saja, tapi nanti di kota lain. Ini direncanakan dibangun LRT di Surabaya, Bandung, dan Medan. Tiga ini yang dalam perencanaan matang dan sebentar lagi mau kita mulai," kata Presiden di Stasiun Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (13/7/2018). Untuk pembangunan LRT ini sendiri, sebanyak 95% konstruksi dibuat dengan bahan lokal dari Indonesia. Jokowi optimistis dapat mengekspor gerbong hingga konstruksi LRT ke negara lainnya. "LRT ini bukan hanya kita pakai sendiri, tapi juga diekspor ke negara lain. Tidak hanya kereta, tapi sekaligus konstruksi. Hitung-hitungan kemarin juga saya diberitahu pak Dirut, juga Dirut INKA, paling murah dibandingkan negara lain. Dibandingkan dengan Jakarta ini juga paling murah," terang Kepala Negara. Soal kapan LRT Palembang diresmikan, Presiden menjelaskan saat ini masih dalam tahap sertifikasi. Dalam waktu cepat LRT Palembang diresmikan. "Ini kan baru ada uji sertifikasi, kalau nanti selesai semua pasti dijalankan. Yang penting tadi sudah kita coba dan dalam kecepatan yang tinggi, agak ngerem sedikit belok," tutup Kepala Negara.

Komentar (2)

Fresh