Anies Gak Larang Pendatang Baru ke JKT? | OPINI.id
Soalnya, Gubernur DKI Jakarta tidak melarang penduduk dari daerah yang ingin mencoba peruntungan di Ibu kota , waduh makin penuh aja nih!"/>

Ketika pesan "Jangan bawa saudara dan teman lagi yak"! saat lebaran kerap muncul, sepertinya tahun ini gak bisa lagi.

Soalnya, Gubernur DKI Jakarta tidak melarang penduduk dari daerah yang ingin mencoba peruntungan di Ibu kota , waduh makin penuh aja nih!

Abis Lebaran, Cari Kerja Susah dan JKT Makin Sesak!

Ada-ada saja memang pak Gubernur baru DKI Jakarta, Anies Baswedan. Dia memastikan gak akan melarang penduduk dari daerah yang mau coba peruntungan di Ibu Kota. Anies meminta kepada pendatang baru untuk mengikuti yang ada. Harapannya ini akan mempermudah pihak Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pendataan pendatang baru. "Arus balik muncul nanti kita pastikan bahwa ada pendataan yang benar. Ikuti aturan yang ada. Jadi kita menghargai hak warga negara untuk mendapatkan pekerjaan di mana pun juga termasuk di Jakarta," katanya di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (6/6) seperti dilansir liputan6.com Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menjelaskan, pendatang baru harus melengkapi dengan data diri, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sehingga sesuai dengan pencatatan sipil.

Selamat Tinggal Operasi Yustisi

Memang belum ada cerita untuk mentiadakan operasi yustisi dari Pemrov DKI terkait arus balik usai lebaran 2018 nanti. Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) biasanya dilakukan untuk mengendalikan jumlah pendatang seusai hari raya Idul Fitri. Di era Ahok, operasi ini kerap dilakukan usai hari raya Idul Fitri. Nah, terbaru Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan malah mempersilahkan para pendatang baru untuk coba adu nasi di Jakarta.

Kamu setuju gak sama ide Anies Baswedan ini?
Gak setuju, makin macet
Setuju aja
601 votes

Komentar (3)

Fresh