Buat kamu yang merasa kehidupan gak adil banget, padahal sudah punya motor, mobil dan rumah. Bahkan biaya sehari-hari pun ada. Sebaiknya, kamu lihat potret ini.

Mirisnya Nasib Petugas Selokan Bangladesh

Semakin besar resiko pekerjaan, sudah seharusnya mendapatkan bayaran dan jaminan asuransi yang besar dan menjamin juga. Tapi tidak bagi petugas drainase di kota Dhaka, Bangladesh. Meski pekerjaan yang dilakukannya bertaruh nyawa, tetap saja upahnya kecil. Bayangkan, warna air sanitasi di Bangladesh sudah menghitam pekat, tapi para petugas ini tetap masuk ke dalam tanpa perlengkapan canggih. Upahnya kurang dari Rp 150.000. Ya, untuk satu lubang selokan, para petugas ini hanya dibayarkan upah Rp 138.000. Kalau dihitung, bisa aja mereka mendapatkan Rp 3 juta dalam satu bulan, asalkan ada 30 drainase tersumbat dan mereka gak kena penyakit berat.

Beginilah potrem buram para pekerja selokan di Bangladesh yang bikin kamu lebih bersyukur dengan profesimu sekarang.

Menyelam di selokan dengan air yang berwarna hitam pekat tanpa peralatan dan canggih dan dibayar dengan gaji kecil.

Apakah kamu banyak bersyukur dengan keadaanmu sekarang ini?
Bersyukur dong
Gak bersyukur
7752 votes

Komentar (5)

Top Konten