Fakta Dibalik Kenikmatan Es Kepal Milo | OPINI.id

Es kepal milo merupakan minuman kekinian yang banyak di cari penikmat kuliner saat ini. Minuman ini terbuat dari es serut yang disiram sengan Milo kental diatasnya kemudian ditambahkan susu bubuk Milo, biskuit atau Topping yang lainnya. Dibalik kenikmatan Es Kepal Milo ini ternyata terdapat kalori sekitar 500-1000 kalori. Melihat besarnya jumlah kalori yang terkandung, tentu membuat minuman ini perlu diwaspadai. Mengapa kelebihan kalori perlu di waspadai? Berikut penjelasanya.

Kalori dalam seporsi Es Kepal Milo

Minuman ini memang terlihat sangat enak dan segar, tetapi coba anda perhatikan seberapa besar kalori yang terdapat dalam Es Viral ini? Dalam satu porsi Es Kepal Milo terdapat 100 gram susu Milo Kental yang mengandung 350-500 kalori kemudian terdapat 18 gram susu Milo bubuk yang mengandung 110 kalori, dan 1 buah biskuit oreo yang mengandung 30-50 kalori. Pada umumnya manusia hanya membutuhkan 2000 kalori, tergantung pada usia, jenis kelamin dan aktivitas sehari-hari. Mengonsumsi satu porsi Es Kepal Milo sudah memenuhi 25–50 persen kebutuhan kalori harian Anda, tanpa serat.

Bahaya Kelebihan Kalori

Kalori memang dibutuhkan bagi tubuh agar organ tubuh dapat melakukan semua fungsinya dengan benar. Tapi jika kalori yang dikonsumsi terlalu banyak, maka jumlah yang berlebih tersebut akan tersimpan sebagai lemak di dalam tubuh. Dampak yang diberikannya pada tubuh tak berhenti sampai di situ. Berikut ini beberapa gangguan kesehatan yang mengintai Anda jika hal sebagai berikut terjadi.

1. Obesitas

Obesitas disebabkan karena jumlah kalori yang masuk lebih besar daripada jumlah kalori yang dibakar atau yang dikeluarkan. Kalori yang berlebih tersebut akan berubah menjadi lemak tubuh yang akan menambah berat badan Anda.

2. Diabetes

Jika terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat yang berasal dari berbagai macam makanan, Anda mungkin juga berisiko terkena diabetes tipe 2. Kondisi tersebut bisa terjadi ketika tubuh memproduksi insulin terlalu sedikit atau ketika reseptor insulin tubuh menjadi tidak sensitif terhadap hormon. Akibatnya, molekul gula tidak dapat memasuki sel Anda untuk menghasilkan energi, sehingga mereka akan tetap berada di aliran darah Anda, yang menyebabkan kerusakan fisiologis lebih lanjut.

3. Penyakit Jantung

Bertambahnya berat badan akan membuat ukuran tubuh Anda pun menjadi lebih besar –yang biasanya terjadi dari akumulasi lemak pada tubuh. Selanjutnya, jantung Anda akan dipaksa bekerja lebih keras untuk memompa jumlah darah yang cukup ke area tubuh Anda yang semakin luas. Seiring berjalannya waktu, peningkatan beban kerja pada jantung ini dapat menyebabkan gagal jantung. Ketika lemak menumpuk, kolesterol terakumulasi di dalam pembuluh darah. Ini membuat jantung Anda harus bekerja lebih keras untuk mendorong darah melalui pipa yang sekarang menyempit. Kondisi ini turut membuat tekanan darah juga bisa meningkat. Tekanan darah tinggi semakin meningkatkan risiko gagal jantung, bersamaan dengan serangan jantung dan stroke.

4. Osteoartritis

Saat Anda mempunyai lemak yang menumpuk, tubuh menjadi lebih berat. Beban ekstra ini akan memicu kerusakan pada tulang dan sendi yang ada akhirnya bisa mengarah pada pengembangan osteoartritis. Bantal berisi cairan yang melindungi sendi tubuh pun dapat hancur akibat tekanan ekstra. Hal ini memungkinkan tulang bergesekan satu sama lain, menyebabkan rasa sakit luar biasa dan peradangan pada persendian Anda. Menikmati sensasi makanan atau minuman kekinian yang sedang tren, seperti Es Kepal Milo, memang tidak salah. Tapi jangan sampai lupa untuk menjaga kesehatan tubuh. Batasi konsumsinya agar Anda tak perlu berurusan dengan masalah kesehatan. (Sumber: m.klikdokter.com)

Komentar (1)

Fresh