melindungi agama dan jiwa | OPINI.id

2 dari 5 tujuan syariat Islam ada, sedikit akan kita bahas untuk menambah wawasan kita. Dan yang 2 ini adalah salah satu dari kuncinya keselamatan. Apakah itu 2

Agama dan jiwa bagian dari kunci keselam

Melindungi Agama dan Jiwa adalah bagaian dari kunci keselamatan Assalamualikum waraohmatullahi wabarokatuh………….. Sahabat-sahabat sekalian, kita semua pasti pernah mempunyai mimpi dan harapan untuk bisa kita lindungi sesuatu yang sangat berharga bagi kita semua, yaa entah itu dulu maupun sekarang, tapi kenyataannya kita semua pasti memiliki sesuatu yang ingin kita lindungi entah itu orang yang kita cintai,sayangi,kasihi dan bahkan sesuatu yang kita banggakan . Tapi pernahkah kita berpikir bagaimana agar sesuatu yang kita lindungi di dunia ini bisa lebih melindungi kita dari apa yang pernah kita lakukan . “Ciyaaaaaa” menurut kita sesuatu yang seperti itu pasti tidak ada. Jangan salah kawan-kawan ada lima hal yang jikalau kita menjaganya dengan baik maka dia akan menjaga kita lebih baik bahkan di dua kehidupan di dunia dan diakhirat, akan tapi kali ini kita akan bahas dua saja dari 5 kunci keselamatan dan sekaligus tujuan syariat islam di terapkan di muka bumi ini, Dan apakah yang lima perkara itu???. 1. hifdzu din ( menjaga agama islam) Di urutan pertama yaitu menjaga agama isalm, dalam firman Allah dalam Al-Qur'an menerangkan pada kita semua dengan sangat jelas. “Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana ‘Isa ibnu maryam telah berkata pada pengikutnya yang setia: “siapakah yang akan menjadi penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “kamilah penolong- penolong agama Allah”…’(QS 16: 14) Kata yang digunakan pada ayat di atas “ansharullah” teman-teman bisa lihat sendiri nanti di Al-Qur'an, yang bermakna penolong atau pembela Allah. Jadi jelas ini di perintahkan oleh Allah, dan bukan di rekayasa. Jadi jangan takut dan jangan gentar kawan-kawan dalam membela agama Allah, Allah pasti membantu dan membela kita didalam membela dan menolong agama Allah, bayangkan seandai kata orang-orang gugur dalam membela agama Allah, Allah menyelamat kan kita dengan kematian syahid. 2. Hifdzu nafs ( melindungi jiwa ) Kawan-kawan sekalian lantas apa yang berlu kita lindungi kedua agar kita bisa selamat??, yang kedua yaitu melindungi jiwa, melindungi jiwa dan raga kita itu adalah suatu kewajiban bagi kita semua, karena jiwa yang yang ada pada kita saat ini hanyalah karunia dan titipan Allah jadi suatu kewajiban bagi kita mejaga titipan ini, agar bagimana yang menitipkan pada kita tidak marah. Kita logikan saja seandai kata kita puya motor lalu kita titipkan pada orang dan ketika kita hendak mengambil ternyata motor kita rusak, lantas bagaimana perasaan kita yang puya motor, tentu kita berharap tujan kita menitipkan motor kita yaitu agar dia tetap aman dan terjaga dan tentu kita pun sangat marah ketika kita tau motor kita rusak. Begitu juga dengan Allah yang telah menitipkan kita jasad ini, jadi kawan-kawan jaga titipan ini dengan sebaik-baiknya. Lantas bagaimana kita menjaganya, mari kita mulai dari cara menjaga yang paling dasar, mari kita berkaca pada lebah. Pertama lebah tidak pernah memakan sesuatu yang buruk tapi yang dimakan lebah adalah saripati bunga. Lantas bagi mana maksudnya di dalam kita menjaga jiwa kita perlu juga melihat dan perhatikan apa yang kita masukan, jangan sampai apa yang masuk pada tubuh kita terdapat sesuatu yang (gharar) atau kurang jelas, dan agar bagaimana sesuatu yang masuk tubuh kita adalah sesuatu yang jelas dan (halal), dan ini salah satu cara kita menjaga jiwa kita. Selanjutnya yang lebah ajarkan pada kita adalah. Lebah jikalau hinggap di ranting, rantingya tidak penah patah. Lantas bagaimana maksudnya. Lebah mencontohkan pada kita, dimanapun kita berada agar kita selalu menjaga etika dan tingkah laku, agar dimanapun kita singgah orang selalu segan pada kita dan lebah mengajarkan kita agar bagaimana orang seperti kita menjadi orang yang wajib dalam kebaikan, ini adalah salah satu cara melindungi jiwa dari sifat-sifat yang tercela. Selanjutnya hal penting yang di ajarkan lebah pada kita sebagai manusia yang di karuniai akal, fikiran, dan hawa nafsu yaitu, “lebah tidak pernah mengeluarkan sesuatu yang buruk, dan yang di keluarkan lebah adalah madu”. Lantas pelajaran apa yang bisa kita ambil dari apa yang lebah contohkan pada kita, pelajaran bermakna yaitu agar bagaimana segala sesuatu yang kita ucapan dan tuturkata yang kita keluarkan itu adalah sesuatu yang bermanfaat, sesuatu yang baik, dan sesuatu yang bermakna bagi orang lain, bukan sesuatu yang dapat menyinggung dan dan membuat orang lain tidak nyaman bersama kita, tapi yang lebah contohkan pada kita adalah agar bagaimana segala Sesuatu yang kita kerjakan menjadi contoh bagi orang lain baik itu ucapan dan perbuatan. Contohnya, nabi kita nabi junjungan alam nabi Muammad Saw. Yang beliau contohkan pada umatnya selalu hal yang baik-baik, baik itu dari ucapan, perbuatan, dan ketetapan beliau. Dan masih banyak lagi ilmu yang bisa kita ambil dari lebah misalnya seperti (hanya menyerang saat di ganggu) dan lain-lain, untuk lebih lengkapnya mungkin teman-teman bisa baca di di artikel atau buku tentang ahlak dan etika atau lainnya. Dan karna berharganya jiwa teman-teman ku sekalian, syariat Islam pun melarang manusia melakukan pertumpahan darah, alangkah berharganya jiwa ini, jadi mumpung kehidupan dan nyawa masih kita miliki saya menasehati diri saya sendiri dan kawan-kawan ku sekalian mari jaga jiwa ini dengan sebaik-baiknya penuhi kebutuhan jasmani tapi hal yang paling penting jangan lupa penuhi kebutuhan (ruhani). Jadi kawan-kawan jangan pernah ragu tetap ta'ati Allah dan Rasulullah dan para pemimpim-pemimpin yang menegakkan dan menerapkan ajaran islam, dan jangan pernah ragu pada Al-Qur'an dan hadis serta syariat Islam, dengan begitu niscaya kita akan selamat dan tidak akan pernah tersesat baik di dunia maupun diakhirat. Singkat kata saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kata yang salah dan keliru mohon di maafkan dan di perbaiki di setiap pemahaman kawan-kawan sekalian, dan semoga semua apa yang sudah kita baca dapat bermakna dan bisa menjadikan bahan pertimbangan di kehidupan kita ini, amin, amin ya rob’bal alamin Assalamualikum wr.wrb

Komentar

Fresh