Gaya Pemkot Tangsel Sambut Ramadan | OPINI.id

Beda wilayah, terkadang beda juga cara merayakan Ramadan. Terutama dalam hal peraturan.

Restoran Tutup Semua?

Hampir 600 restoran di kota Tangerang Selatan, baru bisa beropasi sejak pukul 12.00 WIB selama bulan Ramadan. Gak cuma itu aja, semua usaha jasa hiburan pun ditutup total. Aturan sementara ini diberlakukan untuk menghormati ibadah puasa selama bulan Ramadan 1439H. "Berdasarkan Perwal disepakati jam operasional restoran baru bisa buka pukul 12.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. Sementara untuk tempat usaha hiburan seperti karaoke, club dan sebagainya itu, ditutup total selama awal puasa sampai 3 hari lebaran," Jelas Kepala Dinas Pariwisata kota Tangsel, Judianto, Selasa (15/5). Hal ini, lanjut Judianto, sesuai dengan peraturan wali kota (perwal) Tangsel yang disepakati bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), aparat penegak hukum, asosiasi dan kelompok usaha jasa Hotel, Restoran dan hiburan di kota Tangerang Selatan.

Omset Menurun, Bukan Masalah

Aturan tempat hiburan untuk ditutup selama Ramadan dan tempat makan buka siang jam 12.00 WIB tentu membuat omset penjualan bisa turun hingga 20 persen. Tapi hal ini sudah menjadi kesepakatan bersama antara asosiasi pengusaha, MUI,komunitas, dan aparat penegak hukum. Seperti diketahui, dari sisi pendapatan asli Daerah (PAD) kota Tangsel disokong dari usaha jasa hotel,restoran,dan hiburan mampu sumbang hingga Rp 283 miliar per tahun 2017 tahun lalu.

Kamu setuju sama aturan ini?
Setuju aja, kan tetap buka
Gak setuju, ada yg gak puasa
316 votes

Komentar (1)

Fresh