Mari Serukan #BersatuIndonesiaku | OPINI.id


Edukasi terhadap masyarakat tentang penggunaan media digital membuat Indonesian Digital Association (IDA) serukan kampanye #BersatuIndonesiaku.

Terorisme Bikin Geger

Isu radikalisme dan terorisme di Indonesia makin gencar. Dunia digital jadi jendela dan jalur utama penebaran teror dan doktrin. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi persatuan bangsa. Indonesian Digital Association (IDA) adalah sebuah asosiasi bagi para pelaku industri digital Indonesia menginisiasi kampanye #BersatuIndonesiaku. Kampanye ini disebar di berbagai kanal media sosial, yang bertujuan untuk memerangi paham radikalisme dan terorisme di kanal digital.

Kampanye #BersatuIndonesiaku Bentengi Generasi Muda

Bukan hal yang baru lagi, jika saat ini banyak sekali generasi muda Indonesia yang sangat aktif di dunia digital. Bahkan beberapa diantara mereka sudah poawai dalam menggunakan kanal media sosial dan situs berita fiktif sebagai corong propaganda. Tak heran, jika paham radikalisme kini makin mengincar generasi muda. Oleh karena itu, sebagai perhimpunan yang bertujuan menjadi penggerak pemandu dan pengawas industri digital Indonesia, IDA rilis kampanye #BersatuIndonesiaku. Selaku asosiasi yang didirikan membawahi publisher-publisher digital besar di Indonesia seperti Kompas.com, Kaskus,Tribunnews, Detik.com, Kapanlagi Youniverse, MetroTVNews,Okezone, IDNtimes,DailySocial.id,Kumparan,VIVA,Tempo.co,Tirto.id,Opini.id dan puluhan publisher digital lainnya, IDA melihat edukasi kepada masyarakat.

Kamu sendiri dukung nggak kampanye #BersatuIndonesiaku?
Dukung dong
Nggak
15 votes

Komentar

Fresh