Momen Kunci Jelang Lengsernya Soeharto | OPINI.id

21 Mei 1998 tepat pukul 09.00 WIB jadi sejarah bagi Bangsa Indonesia. Soalnya, selama 32 tahun memimpin Indonesia, akhirnya Presiden Soeharto resmi mengundurkan diri.

Sebelum Soeharto resmi mengundurkan diri dan digantikan oleh BJ.Habibie, ada momen-momen kunci terjadinya reformasi. #Lupa98

Krismon Melanda Indonesia

Krisis moneter (krismon) yang melanda seluruh dunia berimbas kepada Indonesia. Krisis inilah yang jadi cikal bakal gerakan reformasi di Indonesia. Akhir Januari 1998, nilai rupiah terpuruk di angka Rp 11.050. Krisis bahan pokok juga terjadi. Pengangguran pun meningkat.

Aksi Demo Berskala Besar

Seram rasanya mengingat kembali tragedi Mei 1998. Demo besar disaat terjadinya krisis moneter juga jadi titik reformasi. sejumlah mahasiswa melakukan aksi demonstrasi besar-besaran ke gedung DPR/MPR. Aksi damai ini berujung petaka. Perjalanan dari Universitas Trisakti menuju Gedung Nusantara dihadang oleh blokade dari Polri dan Militer. Empat mahasiswa Trisakti pun tewas tertembak.

Rusuh dan Maraknya Penjarahan

Gak hanya itu saja, kerusuhan,pembakaran, dan penjarahan terjadi di Ibukota dan di sejumlah daerah pada 13-14 Mei. Selain kerugian materil, banyak juga korban jiwa dalam tragedi Mei 1998 ini. Seperti yang terjadi di Yogya Plaza, 400 orang tewas.

Harmoko Desak Soeharto Mundur

Atas desakan ribuan mahasiswa di Gedung DPR, Menteri Penerangan yang jadi Ketua MPR, Harmoko minta Soeharto mundur. Pidato Harmoko saat itu disambut gembira oleh ribuan mahasiswa yang mendatangi Gedung DPR. Namun, panglima ABRI Jenderal TNI Wiranto anggap pernyataan Harmoko hanya pendapat individual saja.

Pengunduran Menteri Massal

Ada empat beas menteri di Kabinet Pembangunan ke-VII yang menyatakan mengundurkan diri secara bersama-sama dari jabatan mereka. Mereka semua menandatangani 'Deklarasi Bappenas'. Menteri tersebut antara lain, Akbar Tandjung, AM Hendropriyono, Ginandjar Kartasasmita, Giri Suseno Hadihardjono, Haryanto Dhanutirto, Justika S. Baharsjah, Kuntoro Mangkusubroto, Rachmadi Bambang Sumadhijo, Rahardi Ramelan, Subiakto Tjakrawerdaya, Sanyoto Sastrowardoyo, Sumahadi, Theo L. Sambuaga, dan Tanri Abeng. sumber: merdeka.com

Menurutmu Soeharto pahlawan atau bukan?
Pahlawan
Bukan
789 votes

Komentar (2)

Fresh