PT.AgroNusaAbadi Merampas Hak Masyarakat | OPINI.id

Gejolak Masyarakat desa Molino, Towara, Bungintimbe, Tompira, Bunta, dengan adanya perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Agro Nusa Abadi di kec. petasia timur yang telah mengelola lahan masyarakat sejak 2006,selama kurung waktu 12 tahun lamanya belum memberikan hak masyarakat atas hak alas tanah milik masyarakat

Aksi masyarakat lingkar sawit

MOROWALI UTARA-Masyarakat desa Molino, Towara, Bungintimbe, Tompira, Bunta bergabung dalam Aliansi masyarakat lingkar sawit, Kamis, 26 April 2018 melakukan aksi damai di bundaran kota kolonodale serta dilanjutkan ke kantor DPRD kab. Morowali Utara sebagai titik akhir aksi damai. Aksi damai ini dilatar belakangi karna adanya perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Agro Nusa Abadi yang telah mengelola lahan masyarakat sejak 2006,selama kurung waktu 12 tahun lamanya dan hak-hak masyarakat belum diberikan oleh pihak perusahaan. Aksi Aliansi masyarakat lingkar sawit Menggugat, menuntut agar PT. Agro Nusa Abadi menghentikan pembodohan kepada masyarakat lingkar sawit di Kec. Petasia Timur, dengan alasan bahwa pihak perusahaan telah melakukan ganti rugi sebagian kecil tanah masyarakat yang tidak sesuai dan sangat merugikan pihak Masyarakat pemilik hak alas tanah, serta meminta pihak perusahaan Mengembalikan lahan masyarakat petasia timur yang telah di rampas. Tuntutan ini disampaikan aliansi masyarakat lingkar sawit menggugat kepada DPRD kabupaten Morowali Utara sekaligus meminta agar DPRD Morowali Utara mendesak bupati untuk mencabut surat Bupati no. 590/0445/ADPUM/IX/2016 perihal pengaturan atas lahan izin lokasi PT. Agro Nusa Abadi yang di tetapkan di Desa Bungintimbe, namun dengan landasan Surat bupati tersebut pihak perusahaan menerapkan isi didalam surat untuk seluruh wilayah lingkar sawit di kec. Petasia Timur. Massa yang turun ke jalan sekitar 250 orang dari lima desa lingkar sawit kecamatan Petasia Timur, pengamanan dari satuan kepolisian dan TNI dengan turut hadir Kapolsek Petasia Timur beserta Danramil.

Aksi Massa Depan Gedung DPRD

Dalam aksi damai dititik tujuan di depan kantor DPRD, massa meminta agar pihak DPRD menindaklajuti tuntutan masyarakat lingkar sawit. Anggota DPRD yang berada ditempat Bapak Muhammad Safri selaku Wakil Ketua I DPRD Morowali utara beserta Bapak Jabar Lahadji selaku ketua komisi II DPRD Kabupaten Morowali Utara. Pada pukul 11.40 WITA wakil Ketua I DPRD Morowali Utara memediasi masyarakat lingkar sawit.

DPRD Morowali Utara Memediasi Masyarakat

Dalam Rapat Aspirasi Masyarakat Lingkar Sawit. Rapat ini berjalan dengan banyaknya pertanyaan dari masyarakat kepada Pihak DPRD Morowali Utara terkait PT. Agro Nusa Abadi, sehingga pada pukul 14.30 WITA menghasilkan keputusan Rapat yang di sepakati bersama antara Pihak Anggota DPRD dan Masyarakat yang turut hadir di ruang Rapat DPRD Morowali Utara.

Keputusan Bersama DPRD & Masyarakat

Hasil keputusan bersama ditandatangani oleh Anggota DPDR Morowali Utara beserta koorlap aksi Muh.Arsad serta Perwakilan Masyarakat Lingkar Sawit dari Desa Tompira(Norman Sultan) Bunta(Muh.Yahya), Towara(Baharudin Hamid) dan Bungintimbe(Dewa), Hasil Keputusan Rapat meliputi : -Masyarakat yang memiliki kejelasan Hak Alas Tanah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dapat menguasai dan memanfaatkan lahan tersebut. - DPRD akan memediasi pertemuan selanjutnya terkait tindak lanjut dari aspirasi masyarakat, yang akan dilaksanakan sebelum tanggal 05 Mei 2018 dengan menghadirkan : 1. Bupati Morowali Utara 2. Kapolres Morowali 3. PT. Agro Nusa Abadi 4. Dinas Perkebunan 5. Dinas Pertanian 6. Dinas Pertanahan 7. Forum Pemuda Molino 8. Tokoh Masyarakat - Semua Forum yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lingkar Sawit dapat menghadiri dalam pertemuan yang dimaksud.

Komentar

Fresh