Ngaji Kok Berpolitik? | OPINI.id

Bapak reformasi kita, Amien Rais, memang punya cara sendiri demi ambisi politiknya. Apalagi kalau bukan mengalahkan Jokowi. Kini politisi senior PAN itu sampaikan kalau pengajian harus disisipi politik. Itu harus.

Tujuannya Jelas

Kalahkan Jokowi dengan terus tekan elektabilitas presiden hingga pilpres 2019. "Tetapi kalau ibu-ibu peduli negeri, bapak-bapak, anak muda masjid, partai-partai Islam juga cuma leyeh-leyeh menunggu Allah mengambil alih, it's impossible. Jadi kita harus bergerak," ucap dia.

Ciptakan Momentum Kedua

Berkaca pada "keberhasilan" Anies-Sandi menang di Pilkada DKI, Amien ingin hal itu berulang. Kemenangan lawan Ahok adalah bagian dari keajaiban, berkat anugerah Tuhan. "Waktu itu kita diberi kemenangan Allah SWT. Kalau, di DKI Jakarta kita diberi oleh Allah SWT keajaiban, Insya Allah tahun depan ada keajaiban yang lebih besar lagi," ujar dia.

Bertentangan Dengan Prinsip

Tempat ibadah adalah upaya mendekatkan diri dengan sang maha kuasa. Kok jadi bawa politik praktis? Ini persis yang disampaikan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. "Berkampanye untuk pilih paslon ini, partai itu, atau caleg ini-itu di rumah ibadah harus dicegah," tegas dia. Kecuali untuk yang bersifat substantif, mengajak dalam kebaikan, jujur dan mendorong prinsip berkeadilan.

Apakah berpolitik dalam proses pengajian pantas?
Pantas saja, kenapa tidak
Gak pantas
178 votes

Komentar (1)

Fresh