Gerilya Dolar Bikin KO Rupiah | OPINI.id

Dolar naik, kok pemerintah dan BI diam aja sih, kreatif dong bro!

Mata uang dolar Amerika Serika (AS) bikin rupiah makin terperosok saja. Dengan kondisi ini, gak bisa dipungkiri kalau nanti dolar AS bisa tembus di angkar Rp 14.000.

Pemerintah dan Bank Indonesia Jangan Diam!

Helow... Dolar dah mau tembus Rp 14.000 tapi kok malah adem ayem. Tenang, artikel ini bukan menjatuhkan Presiden, melainkan hanya bentuk kritikan saja. Pemerintah dan BI harus cepat ambil tindakan. Menurut Ekonom Institute for Deveploment of Economics & Finance (INDEF) Bhima Yudhistira. Pemerintah dan BI harus ambil tindakan dan mencegah hal itu terjadi. Ada beberapa yang diusulkannya seperti dilansir detik.com.

Trik Atasi Dollar Ngamuk

Menurut Bhima, BI gak bisa salahkan faktor global saja. Karena sebagian besar yang mempengaruhi pelemahan rupiah adalah fundamental ekonomi. Pertama, pemerintah harus menjaga daya beli masyarakat salah satunya dengan menjaga kestabilan harga baik listrik,BBM dan harga pangan jelang ramadan. Dengan begitu, konsumsi rumah tangga bisa berperan 56% terhadap PDB. Bansos juga jangan sampai terlambat disalurkan. Kedua dari sisi moneter BI juga harus kreatif dalam menggunakan instrumen selain cadangan devisa. Di Asia Tenggara misalnya rasio cadangan devisa (cadev) terhadap PDB Indonesia salah satu yang terendah yakni 14%. Ketiga para pengusaha terutama yang memiliki utang luar negeri (ULN) harus melakukan lindung nilai atau hedging. BI harus memperketat pengawasan kewajiban hedging. Keempat dalam kondisi mendesak BI bisa terbitkan aturan mengenai capital control untuk tahan DHE (devisa hasil ekspor) di bank dalam negeri sehingga pembelian rupiah meningkat.

Menurutmu apakah dolar akan kembali normal dan rupiah menguat kembali?
Mungkin
Nggak mungkin
362 votes

Komentar (1)

Fresh