Arema, Kamu Kenapa? | OPINI.id

Arema FC, klub dengan sejarah sepak bola yang kental kini tengah terpuruk. Belum pernah menang selama Liga 1 musim 2018 dimulai. Hei, kamu kenapa?

Terpuruk

Posisi Arema terpuruk di dasar klasemen. Memang liga baru saja dimulai. Baru lima pertandingan berjalan, namun tanpa tiga poin (sama sekali) di tangan, sungguh hatiku jadi dag-dig-dug. Fakta, Arema baru akumulasi dua poin (hasil 2 kali imbang dan 3 kali kalah).

Tergolong Produktif

Arema masih tim yang tergolong produktif, meski menghuni dasar klasemen sementara. dalam lima kali tanding, berhasil membobol gawang lawan sebanyak delapan kali. Masuk tiga tim terproduktif hingga saat ini. Tapi, kalau urusan kebobolan ini yang bikin malu. 12 kali ker! Jadi tim terburuk dalam jumlah kemasukan gol. Pekerjaan rumah tim asuhan Joko Susilo seperti halnya Liverpool di EPL. Tajam di lini serang, tapi rapuh dalam bertahan.

Fokus Cuk!

Orkestrasi pertandingan sepak bola harusnya dijaga. Mengalirkan bola dari kaki ke kaki, dari garis pertahanan hingga barisan penyerang harus terorganisir. Saya percaya tim pelatih sudah meramu taktik jitu, namun implementasi di lapangan harus kalian padukan. Fokus cuk! Ini bukan makian, hanya jadi pengingat karena saya sayang kalian.

Kemana Aremania Yang Dulu

Kita dulu bangga, jika menyebut aremania. Kompak, bersatu, dan suportif mendukung tim kesayangan, Arema. Tapi, sekarang ada oknum yang tidak secara dewasa, masuk ke lapangan. Padahal pertandingan belum selesai. Terlepas apapun alasannya, termasuk membela teman yang diserang oknum suporter lain, tetap saja ini menyalahi aturan.

Arema FC Bukan Arema Indonesia

Memang antara FC dan Indonesia adalah dua entitas yang berbeda. Arema FC berlaga di Liga 1, Arema Indonesia di Liga 3. Mereka yang berada berlaga di Liga 3 jelas menyebut, kerusuhan tidak ada sangkut pautnya dengan Arema Indonesia. Iya, saya paham. Tidak ada masalah dengan itu. Yang menjadi soal, sepak bola Malang harus menjadi panutan, bukan malah jadi cacian orang lain. Kita terus bersatu.

Komentar

Fresh