Sering Mengorok? WAJIB Baca Ini | OPINI.id

Zeropromosi - Hampir separuh orang dewasa mendengkur minimal sekali. Mendengkur terjadi ketika anda udara yang anda hirup saat tidur mengalir melalui jaringan yang kendur pada tenggorok. Ini menyebabkan jaringan bergetar sehingga menghasilkan suara nafas yang kasar. Bergantung pada penyebabnya, mendengkur dapat disertai oleh tidur yang gelisah, bernafas terengah-engah, tersedak pada hati, sakit kepala pada pagi hari, mengantuk pada siang hari

# anatomi mulut

Ketika tidur, otot pada langit-langit mulut (palatum), lidah dan tenggorok mengalami relaksasi, yang sebagian nasa dapat menyumbant jalan nafas. Memiliki palatum yang rendal dan tebal atau pembesaran tonsil (jaringan di bagian belakang tenggorok) dapat menyempitkan jalan nafas.

# masalah hidung

Sumbatan hidung kronis atau sekat yang melengkung dia antara lubang dpt disalahkan sebagai penyebab mendengkur.

# apnea tidur

Mendengkur dapat dikaitkan dengan apnea tidur obstruktif, yang ditandai dengan mendengkur keras,dilanjutkan dengan periode diam selama 10 detik atau lebih. Dalam kondisi yang serius ini, jalan nafas anda tersumbat atau menjadi sangat kecil sehingga jumlah udara yang dihirup tidak cukup untuk kebutuhan anda. Akhirnya, kekurangan oksigen memberi tanda kepada anda untuk membangun dan jalan nafas anda terbuka, yang disertai dengan dengus keras atau suara nafas terengah-engah. Pola ini dapat berulang beberapa kalj selama malam hari.

# konsumsi alkohol.

Mendengkur juga dapat disebabkan oleh mengonsumsi terlalu banyak alkohol sebelum tidur. Alkohol mengendurkan otot tenggorokan dan mengurangi pertananan alami anda terhadap gangguan jalan nafas. Untuk mencegah atau mengurangi dengkur, lakukan beberapa saran berikut ini:

# turunkan berat badan

Kelebihan berat badan merupakan penyebab umum mendengkur. Massa tambahan menyempitkan jalan napas dan membuat jaringan yang kendur di tenggorok anda lebih cenderung bergetar saat anda bernafas.

# tidur miring

Lidah anda cenderung jatuh ke belakang ketika tidur telentang,yang menyempitkan jalan nafas dan sebagian menyumbat aliran udara. Untuk mencegah tidur telentang, jahit bola tenis pada bagian belakang piyama anda.

# Obati hidung tersumbat

Alergi atau kelainan sekat hidung dapat membatasi aliran udara melalui hidung, yang memaksa anda bernapas melalui mulut dan meningkatkan kemungkinan mendengkur. Jangan gunakan dekongestan selama lebih dari tiga hari berturut-turut untuk sumbatan akut kecuali jika disarankan dokter anda. Memperbaiki kelainan sekat hidung dapat memerlukan pembedahan hidung.

# coba setrip hidung.

Coba cara lain untuk mempertahankan saluran hidung tetap terbuka dan mengurangi pernapasan melalui mulut adalah dengan setrip hidung, yang dapat dibeli di toko obat dan apotik. Melekatkan setrip berperekat pada hidung sebelum tidur dapat melebarkan saluran hidung sehingga.membuat anda lebih mudah untuk bernapas, dan mungkin mengurangi mendengkur, terutama jika getaran berasal dari hidung anda.

# batasi atau hindari alkohol dan sedatif.

Hindari minuman beralkohol minimal 4jam sebelum tidur. Beritahu dokter bahwa anda mendengkur sebelum menggunakan sedatif atau pil tidur. Produk ini menekan sistim saraf pusat sehingga menyebabkan relaksasi otot yang berlebihan, termasuk jaringan di dasar tenggorok. Alkohol, sedatif, dan pil tidur juga menumpulkan kemampuan otak untuk membangunkan anda dari tidur. Butuh waktu lebih lama bagi anda untuk mulai bernapas kembali jika anda berhenti bernapas akibat apnea tidur obstruktif.

# menyanyi

Menyanyi juga dapat memperbaiki pengendalian otot palatum tenggorok bagian atas. Penelitian menemukan penurunan mendengkur diantara partisipan yang menyanyi dengan latihan yang diprogramkan selama 20menit dalam sehari selama 3bulan. Partisipan tersebut mulai mendengkur saat dewasa, tidak mengalami masalah hidung, dan tidak kelebihan berat badan. Diperlukan lebih banyak penelitian tentang teknik ini Demikian langkah-langkah mengatasi mendengkur/ngorok saat tidur Share ya jika bermanfaat

Komentar

Fresh