GerakanGantiPresiden2019,Emang Boleh? | OPINI.id

Sebelumnya sempat viral di media sosial kaos oblong bertuliskan #2019GantiPresiden. Kini gerakan itu digagas oleh Politisi PKS Mardani Ali Sera.

Kaos GerakanGantiPresiden2019 Berasal Dari Gerindra?

Ini adalah gerakan yang sudah mulai disosialisasikan oleh partai Gerindra dan PKS. Bahkan, kaos ini dijadikan salah satu bentuk penggalangan dana demi Prabowo nyapres. Dan kini gerakan itu pun mulai digagas oleh politisi PKS jelang Pilpres 2019 nanti.

PKS Buat Gerakan Ganti Presiden?

Viralnya kaos oblong bertuliskan 2019GantiPresiden, ternyata usut punya usut adalah sebuah penggalangan dana partai Gerindra. Tapi gerakan ini ternyata juga disosialisasikan oleh PKS. Bahkan, lewat akun twitternya, politisi PKS Mardani Ali Sera sudah mencanangkan gerakan ini untuk pilpres 2019. Bahkan menurutnya, gerakan ganti presiden ini sah dan dijelaskan di pasal 1 ayat 2 UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 kedaulatan adalah di tangan rakyat. Mardani Ali Sera adalah politis PKS yang paling getol bermain twitter. Isi tweetnya tak lain adalah ambisi untuk mengalahkan Presiden Jokowi di Pilpres mendatang.

Mardani Ali Sera Blunder di Twitter

Saking ambisiusnya, politis PKS Mardani Ali Sera si penggagas 2019GerakanGantiPresiden ini jadi blunder di twitter. Cuitannya berbunyi "Jalut mengalahkan Tholus, seharusnya Tholut yang mengalahkan Jalut. Tak itu saja, bahkan dia juga menganggkat kisa Trump. "Kisah Donald Trump yang selalu jauh tertinggal dari berbagai survey di Pilpres AS tahun 2016 akhirnya mampu mengalahkan Hillary Clinton," Padahal sudah jelas-jelas jika kemenangan Donald Trump karena banyak akun-akun palsu yang betebaran menyebarkan hoax.

Menurutmu 2019GerakanGantiPresiden etis apa nggak sih?
Nggak etislah
Etis-etis aja kok
568 votes

Komentar (6)

Fresh