Old But Gold: Pesepakbola Tua yang Masih | OPINI.id

Setiap manusia pasti akan mengalami penuaan, tak satu pun mahluk yang dapat menghindari kepastian tersebut. Tak terkecuali para pesepakbola yang dulu bersinar saat muda kini mulai tergantikan dengan para bintang baru yang lebih muda dan bertalenta. Siapa sajakah pemain yang masih aktif bahkan mampu bersinar meski usia mereka telah memasuki usia uzur, berikut daftarnya :

Old But Gold: Pesepakbola Tua yang Masih Aktif Bermain

Setiap manusia pasti akan mengalami penuaan, tak satu pun mahluk yang dapat menghindari kepastian tersebut. Tak terkecuali para pesepakbola yang dulu bersinar saat muda kini mulai tergantikan dengan para bintang baru yang lebih muda dan bertalenta. Namun tak banyak pula pesepakbola yang menganggap umur hanyalah sebuah angka, dan malah makin bersinar di usia yang cukup senja bagi seorang pelaku olahraga aktif. Pemain-pemain berikut bagaikan sebuah wine yang akan semakin nikmat jika umurnya semakin tua. Siapa sajakah pemain yang masih aktif bahkan mampu bersinar meski usia mereka telah memasuki usia uzur, berikut daftarnya : 1. Kazuyoshi Kimura (51 tahun) Mantan penyerang timnas Jepang yang memiliki panggilan King Kazu tersebut pada bulan Februari lalu resmi menginjak umur 51 tahun, meski begitu Kazu tetap mendapat perpanjangan kontrak bersama klubnya saat ini, Yokohama FC. Bermain di J2-League atau kasta kedua liga Jepang, Kazu berhasil menjadi pemain tertua yang mampu mencetak gol di kompetisi professional saat timnya menghadapi ThespaKusatsu Gunma dalam lanjutan kompetisi J2-League. Musim in merupakan musim ke 33 Kazu bermain sepak bola secara professional, yang artinya ia telah bermain sepak bola selama 33 tahun. Periode yang cukup lama bahkan angka tersebut melebihi umur mega bintang Barcelona, Lionel Messi yang musim ini baru menginjak 31 tahun. Awal karier Kazu dimulai saat Ia bermain untuk klub Brasil, Santos, dan tim asal Italia, Genoa, dan berpindah-pindah ke beberapa klub di Jepang hingga berhenti di Yokohama FC. Sedangkan di timnas Jepang Kazuyoshi Miura memilki caps sebanyak 89 penampilan dan berhasil mencetak 55 gol, namun dari penampilannya tersebut tak sekalipun ia mampu tampil di Piala Dunia. Kini dengan masih aktif sebagai pemain Yokohama, ia pun dinobatkan sebagai pemain Pro tertua yang masih aktif bermain. 2. El Essam El Hadary (45 Tahun) Kiper berusia 45 tahun tersebut kini memperkuat tim asal Arab Saudi, Taawon dan berhasil tampil sebanyak 26 kali di semua kompetisi musim ini. Meski telah berumur namun El Hadary tetap di panggil timnas Mesir saat menjalani Piala Afrika 2017 lalu. Selama berseragam Mesir, El Hadary berhasil mempersembahkan empat Piala Afrika bagi negaranya yakni pada tahun 1998, 2006, 2008 dan pada tahun 2010. Meski pada edisi 2017 ia hanya menjadi pelapis, namun pada ajang tersebut ia berhasil memecahkan rekor sebagai pemain tertua yang mampu tampil di Piala Afrika setelah masuk menggantikan kiper utama Mesir yang mengalami cedera betis. 3. Christian Gonzales (42 Tahun) El Loco mungkin nama yang tidak terlalu berlebihan bagi pria kelahiran Monteviedo ini, memiliki arti “si gila” nyatanya memiliki dampak terhadap permainan Gonzales di lapangan. Meski telah berkepala empat dirinya masih memiliki naluri yang tajam dalam mencetak gol. Teranyar adalah ketika ia mampu menghantarkan Arema FC lolos ke partai puncak Piala Presiden 2017 lalu dengan mampu mencetak lima gol saat bertemu Semen Padang di Semifinal. Kini Gonzales tengah bergabung bersama Madura United dan besar kemungkinan dirinya akan memberikan kejutan di Liga 1 musim ini. 4. Gianluigi Buffon (40 Tahun) Tak perlu diragukan lagi, ketika menyebut nama Kiper Italia tentu yang paling di ingat ialah Buffon. Bagaimana tidak, kiper yang kini telah berkepala empat tersebut telah tampil dalam lima edisi Piala Dunia dan hampir memecahkan rekor sebagai pemain yang paling banyak bermain di Piala Dunia andai mampu lolos di babak kualifikasi. Di musim ini, pemain yang memiliki rekor caps terbanyak timnas Italia tersebut masih menjadi andalan dibawah mistar gawang Juventus dan mampu membawa Nyonya tua nyaman di puncak Serie A untuk sementara waktu serta berhasil memastikan tiket ke quarter-final Champions League. Di level timnas meski menyatakan akan gantung sepatu pasca kegagalan Italia berangkat ke Rusia tahun ini, belakangan Buffon mulai menarik pernyataannya tersebut dan mengatakan bahwa ia siap kembali ke timnas Gli Azzuri.

Komentar

Fresh