Kenali, Apakah Kamu Sedih atau Depresi? | OPINI.id

Secara umum, banyak yang kebingungan ketika membedakan antara rasa sedih dan depresi. Ada orang mengalami depresi, namun menyangka dirinya hanya sedang sedih. Ada pula yang merasa sangat sedih sehingga menyangka dirinya mengalami depresi. Jadi jika kamu bertanya-tanya apakah kamu depresi atau hanya merasa sedih, berikut adalah enam pertanyaan untuk ditanyakan pada dirimu sendiri. Keep swipe!

1. Can You Still Enjoy Things You Like?

Kesedihan: Ketika kamu merasa sedih. kamu tetap bisa melakukan aktivitas yang biasa kamu nikmati seperti menonton film, atau makan makanan yang enak. Hal tersebut bisa meningkatkan mood kamu menjadi lebih baik, walaupun mungkin diperlukan sedikit usaha, tapi pada akhirnya kamu akan berhasil. Depresi: Aspek penting dari depresi adalah kondisi anhedonia (hilangnya minat sepenuhnya pada kegiatan yang kamu sukai). Bila kamu sangat suka menonton film atau menulis, hal tersebut tidak membuatmu menjadi lebih baik dan merasa semangat kembali. Kamu merasa semuanya tidak berguna, jika seperti ini mungkin kamu mengalami depresi.

2. Are Your Emotions About A Specific Event Or Thing?

Kesedihan: Ketika kamu sedih, mungkin kamu merasa penyebabnya adalah alasan yang tidak dapat kamu jelaskan. Namun seringkali kesedihan memiliki penyebab yang spesifik seperti : kematian seseorang yang kamu cintai, kerinduan, masalah dengan teman, pacar, keluarga atau yang lainnya. Depresi: Orang yang mengalami depresi akan bereaksi buruk terhadap peristiwa negatif yang telah terjadi. Kamu akan mengalami kesengsaraan yang lebih dalam dan bisa melampaui batasan “normal”. Depresi bisa muncul tanpa alasan yang jelas sama sekali.

3. Are You Maintaining Normal Eating And Sleeping Routines?

Kesedihan: Kamu mungkin sangat sedih setelah putus dengan pacar atau saat mengalami gangguan mood. Tapi secara keseluruhan kamu masih bisa mempertahankan keinginan untuk sarapan, melakukan aktivitas seperti biasa atau tidur dengan cukup. Depresi: Depresi sering dikaitkan dengan gangguan serius pada pola makan dan pola tidur. Kamu mungkin menjadi insomnia, atau tidur sepanjang hari dan tidak ingin bangun dari tempat tidur.

4. Do You Experience Variations In Your Low Mood?

Kesedihan: Merasa sedih merupakan konsekuensi dari situasi yang ditunjukkan oleh penyebab yang jelas, sehingga kamu akan mengalami kekecewaan sebelum kembali merasa lebih baik. Kamu memiliki periode dimana kamu tidak merasa sedih sama sekali, seperti ketika kamu melakukan sesuatu yang menyenangkan, misalnya. Depresi: Pada depresi, suasana hati yang tidak baik cukup konsisten sepanjang hari, meskipun mungkin kamu mendapatkan sedikit pencerahan kadang-kadang. Depresif adalah konstan, setiap hari dan terlihat seperti tak ada henti-hentinya.

5. Do You Experience Self-Punishing Or Extremely Self-Critical Thoughts?

Kesedihan: Meskipun kamu mungkin merasa bertanggung jawab terhadap sesuatu yang buruk yang telah kamu lakukan, kamu tidak merasa mejadi tidak berharga ataupun menyalahkan diri terus menerus. Depresi: Pikiranmu sering menjadi sangat menghukum dirimu sendiri. Kamu akan melihat dirimu sebagai sesuatu yang buruk, tidak berharga, dan harus disalahkan atas segalanya. Hal ini sangat mendesak bila kamu merasakan gejala ini.

6. Have You Had Self-Harming Thoughts?

Kesedihan: Ide untuk bunuh diri tidak berkaitan dengan rasa kesedihan. Depresi: Depresi sering mengambil alih perasaan (ketika merasa tidak berharga, pikiran untuk menghukum diri) dan meningkatkan pemikiran tersebut untuk mengakhiri hidup. Meskipun tampaknya pikiran untuk bunuh diri ini tidak akan pernah berakhir, hal ini tidak pernah menjadi syarat bahwa kamu akan merasa lebih baik.

Jadi..

Depresi bukan sekedar kesedihan. Kesedihan adalah perasaan yang bisa dijelaskan, tapi depresi bisa membuat kamu terasa hampa, like nothing at all. Depresi dan kesedihan terkadang terlihat mirip, tetapi ketika kamu bisa mencerikatan apa yang membuat kamu sedih, depresi tidak dapat dijelaskan dan hanya membuat kamu terdiam. Pada akhirnya depresi hanya akan membuat kamu terjebak. Kesedihan adalah emosi yang nyata, sedangkan depresi adalah rasa yang tidak menyenangkan. Kedua perasaan ini berkaitan, tapi jika ada seseorang yang menceritakan tentang perasaan depresinya, jangan katakan “I’ve been sad too.” Listen them.

quote-mark

Sumber:https://www.bustle.com/articles/136477-6-ways-to-tell-the-difference-between-sadness-and-depression

Sumber:

https://www.bustle.com/articles/136477-6-ways-to-tell-the-difference-between-sadness-and-depression

Komentar (9)

Fresh