Pohon Kelor Penghasil Uang | OPINI.id

Mungkin kamu sudah tidak asing dengan tumbuhan Kelor (Moringa Oleifera). Pohon Kelor kerap tumbuh di tempat-tempat kering. Meski seringkali dikaitkan dengan hal-hal mistis, daun Kelor ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi tubuh. Melihat manfaat tersebut, Yeni (41), seorang ibu asal Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah tak mau berdiam diri. Dengan keinginan yang kuat dan tangan cekatannya, ia membuat berbagai camilan dengan bahan baku daun kelor.

Cikal Bakal Usaha Camilan Kelor

Yeni tidak pernah berpikir bahwa pohon Kelor yang ada di halaman rumahnya bisa memberikan perubahan ekonomi bagi keluarganya. Pasca dirinya mengikuti pelatihan yang dilakukan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Dinas Perindustrian Kota Palu pada 2015 silam, Yeni memiliki tekad untuk menjadi pengusaha camilan kelor. Sebelumnya, Yeni pernah mencoba mengolah Talas menjadi keripik. Namun, produksi Talas berkurang dan Yeni hanya berfokus pada pengolahan Kelor. “Kelor banyak di Sulawesi tengah. Mudah untuk mengolahnya. Kalau talas bahan bakunya kurang dan mahal, kalau tidak tahu cara mengolahnya akan bikin kulit gatal-gatal. Sekarang saya sudah sama sekali tidak membuat talas,” ujar Yeni.

Semakin Membawa Berkah

Yeni memulai bisnisnya dengan modal Rp500 ribu. Kini dengan produksi rumahan bersama seorang rekan, Yeni bisa mengantongi sejumlah Rp3 juta per bulan. Dari hasil kerja kerasnya, ibu satu anak ini bahkan sudah bisa membantu ekonomi keluarga dan menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi. Awalnya Yeni memang cuma memasarkan berbagai camilan Kelor miliknya di acara-acara pameran di kota Palu. Namun, sejak awal tahun 2018, camilan produksi Yeni sudah dapat ditemui di beberapa pusat oleh-oleh kota Palu bahkan Surabaya.

Kaktus & Stik Kelor Sigi

Yeni menjual camilan karyanya dengan label Kaktus Kelor Sigi dan Stik Kelor Sigi. Untuk membaca kisah Yeni lebih lanjut klik : www.wahanavisi.org

Komentar

Fresh