Bipolar Disorder (Depresi Manic) | OPINI.id

Pernahkah anda mengalami perubahan mood yang ekstrim? Suatu saat anda merasa begitu bahagia namun tiba-tiba galau dan sedih hanya dalam sekejap? Tenang saja, ini merupakan hal yang sangat normal untuk anda rasakan namun menjadi tidak wajar apabila perasaan tersebut lepas kendali dan tidak bisa dikontrol.

Bipolar Disorder (Depresi Manic)

Gangguan bipolar memiliki nama lain yaitu Depresi Manic yang merupakan kondisi mental yang menyebabkan adanya perubahan mood dan emosi yang drastis, bahkan ekstrim. Mereka yang mengalami gangguan bipolar dapat mengalami perubahan perasaan dari sangat bahagia (manic) menjadi sangat sedih (depresi) atau sebaliknya. Perubahan mood ini dapat terjadi hanya beberapa kali dalam setahun atau bahkan setiap minggu dalam beberapa kasus yang cukup ekstrim. Apabila penderita merasa senang, ia akan penuh semangat dan kebahagiaan. Sebaliknya, bila penderita sedih, ia dapat merasa kehilangan tujuan dan bahkan mencoba membunuh diri.

Gejala-gejala Bipolar Disorder

Ada dua fase dalam bipolar disorder (depresi manic) yang memiliki tanda-tanda yang berbeda dan dapat berbalik secara ekstrim: Fase Manic (senang berlebihan) 1. Gembira yang berlebihan (euphoria) 2. Nafsu seksual yang tinggi 3. Cepat berpindah dari ide satu ke yang lain 4. Merasa sangat mengenal orang 5. Menyusun rencana yang ekstrim 6. Membuat keputusan dengan sangat cepat Fase Depresi (sedih berlebihan) 1. Sulit berkonsentrasi 2. Merasa putus asa dan hilang tujuan 3. Sering berpikir untuk bunuh diri atau menyakiti diri 4. Kesulitan tidur 5. Sering menangis tanpa alasan yang jelas 6. Mudah letih, tak bergairah, dan tak bertenaga

Penyebab Bipolar Disorder

Ada tiga faktor yang dapat menyebabkan atau dapat meningkatkan bipolar disorder: 1. Struktur dan fungsi otak: adanya ketidakseimbangan zat-zat dalam otak yang memengaruhi transmitter mood 2. Turunan genetis: terdapat bibit bipolar disorder dalam keluarga yang diwariskan kepada penderita 3. Pengaruh lingkungan sosial: trauma dan stress di masa kecil dapat berkontribusi

Apa yang meningkatkan resiko anda terhadap gangguan bipolar?

1. Periode stress dan tekanan yang tinggi 2. Penyalahgunaan alkohol dan obat-obat terlarang 3. Memiliki anggota keluarga penderita gangguan bipolar 4. Mengalami peristiwa yang sangat ekstrim (contoh: kehilangan seseorang yang disayang)

Pengobatan Gangguan Bipolar

Penyembuhan gangguan bipolar dapat dilakukan dengan berikut: 1. Meminum obat-obatan seperti obat penenang, obat anti-psikosis, obat anti-depresi, dan obat tidur. Obat-obatan tersebut harus berdasarkan anjuran dan pengawasan dokter. 2. Psikoterapi yang dapat memberi dukungan, informasi, dan panduan untuk mengatasi gangguan bipolar

quote-mark

Bila anda merasa mengalami bipolar disorder atau mencurigakan teman anda yang mengalaminya, segera konsultasi dengan keluarga dan dokter anda

Komentar

Fresh