Layar Smartphone: Dari 16:9 jadI 18:9 | OPINI.id

Saat ini, tren layar smartphone penuh meramaikan pasar global, membuat perangkat gaya hidup ini tampil semakin elegan dan futuristis. Layar smartphone yang lebih lebar ini tentunya didukung oleh aspect ratio, atau perbandingan antara panjang dan lebar smartphone, yang berubah, dari umumnya 16:9, menjadi 18:9.

Tren Konsumen Smartphone

Bukan hanya basis teknologi, hadirnya smartphone dengan Bezel-less 18:9 juga didorong oleh perubahan tren konsumen global. Beberapa perubahan tersebut, antara lain: 1.Meningkatnya Konten Video. Berdasarkan riset YouTube, jumlah jam yang dihabiskan untuk menonton video meningkat hingga 60% per-tahunnya, dengan pertumbuhan tercepat pada 2 tahun terakhir. Seiring dengan perkembangan Konsumen semakin terbiasa menggunakan smartphone secara vertikal, dan membutuhkan layar smartphone yang lebih lebar. Rasio 18:9 atau 2:1 membuat lebar smartphone menjadi 2X panjang layar dan tentunya, semakin menunjang aktivitas menonton video. 2.Mobile Gaming. Sama seperti video streaming, aktivitas bermain game di smartphone juga dilakukan secara vertikal, dari game sederhana hingga Multiplayer Online Based Arena. Rasio layar 8:9 membuat area permainan tampil lebih optimal, dan untuk tipe game petualangan atau Battle. Dengan ukuran smartphone saat ini umumnya 5.5 inci, Membuat smartphone bezel-less rasio 18:9 tetap nyaman digenggam, namun menghadirkan visual lebih maksimal. 3. Kebutuhan Multitasking. Melakukan beberapa aktivitas sekaligus pada smartphone dalam satu waktu, bukan hal baru saat ini. Android Nougat membuat fitur layar-ganda atau screen-split semakin umum digunakan, misalnya chatting sambil streaming. Layar 5.5 inci dengan rasio 16:9 tentu saja membuat pengguna harus lebih fokus untuk mencegah kesalahan pengetikan, atau ukuran konten yang terlalu kecil. Layar smartphone 18:9 membuat tampilan konten 12.5% lebih banyak, dan tentu saja membuat area keyboard semakin luas untuk mengurangi kesalahan pengetikan.

Komentar

Fresh