Kenali Purpura, Memar Tanpa Sebab | OPINI.id

Memar atau lebam di bagian tubuh tapi tanpa sebab? Waah..jadi ingat kata orang tua dulu Hati-hati, itu tandanya abis dijilat mahluk halus...hehehe. Sebagian dari kita mungkin pernah mengalami memar atau lebam tanpa sebab ini. Seringkali kita tidak menyadari timbulnya memar atau bercak biru karena merasa tidak jatuh atau tidak terbentur benda. Apa penyebabnya?

1. Apa itu Purpura?

Memar tanpa sebab ini dikenal juga dengan sebutan PURPURA. Bercak biru atau keunguan ini adalah penggumpalan darah akibat pecahnya dinding pembuluh darah. Biasanya ditemukan pada tungkai kaki atau lengan dan tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain. Jadi penyebab memar atau bercak biru secara tiba-tiba bukan akibat dicubit atau dijilatin setan yang dipercayai banyak orang selama ini..hehe

2. Lebih Sering Dialami Perempuan

Kondisi Purpura ini lebih sering terjadi atau dialami oleh perempuan dibanding laki-laki. Tapi kamu tidak perlu khawatir karena memar ini tidak berbahaya, meski kadang bisa saja berhubungan dengan timbulnya salah satu penyakit. Memar ini bisa hilang dengan sendirinya tanpa diobati. Memar pada perempuan bisa muncul lagi dan kadang bersamaan dengan siklus haid.

3. Kelelahan dan Stress

Salah satu penyebab purpura adalah kelelahan dan stress. Sebagian orang mengaku mengalami memar jika sedang stress, terlalu lelah, atau alergi. Hal ini dapat menyebabkan penggumpalan darah apalagi jika tanpa disadari mengalami benturan pada bagian tubuh. Untuk mengatasi hal tersebut, kurangi tingkatan stress atau perbanyak istirahat.

4. Efek Obat-Obatan

Penyebab lainnya adalah efek dari obat-obatan yang kamu konsumsi. Pengaruh dari obat-obatan ini dapat menyebabkan timbulnya memar. Seperti obat pengencer darah yaitu aspirin, warfarin, prasugrel, clopidogrel dapat meningkatkan potensi pendarahan sehingga membentuk memar atau bercak biru pada kulit.

5. Olahraga atau Aktivitas Fisik yang Berlebihan

Ketika kamu memaksa otot-otot untuk bekerja secara berlebihan, misalnya saat kamu berolahraga berat, pembuluh darah bisa pecah dan timbullah memar-memar pada kulit. Serat-serat otot yang sobek karena aktivitas fisik yang berlebihan juga bisa menyebabkan memar. Di samping itu, ketika kamu sedang berolahraga atau beraktivitas secara intens, secara tidak sadar kamu mungkin mengalami benturan dengan benda tumpul.

6. Konsumsi Obat Jenis Kartikosteroid

Obat jenis ini akan membuat kulit menjadi lebih tipis sehingga menambah resiko terjadinya memar maskipun sering digunakan untuk menangani seseorang yang terkena penyakit Idiopathic thrombocytopenic purpura ITP atau Idiopathic thrombocytopenic purpura adalah penyakit kelainan autoimun yang berdampak kepada trombosit atau platelet. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang mudah mengalami memar atau berdarah, dan terjadi secara berlebihan. Maka, periksakan ke dokter jika anda mengalami memar setelah mengkonsumsi obat jenis kartikosteroid ini.

7. Faktor Usia

Faktor usia bisa jadi salah satu penyebab seseorang mudah memar. Semakin bertambah usia, kulit akan semakin kehilangan lapisan lemak yang bisa melindungi dari benturan. Kulit pun jadi semakin menipis karena produksi kolagen mulai menurun. Akibatnya, kulit jadi lebih sensitif. Seseorang tidak harus terbentur cukup keras sampai memar muncul, tersenggol sedikit saja mungkin sudah menimbulkan memar sehingga tidak menyadari dari mana memar tersebut berasal.

8. Kekurangan Vitamin C

Salah satu dampak dari kekurangan vitamin C adalah melemahnya dinding-dinding pembuluh darah sehingga seseorang jadi lebih mudah mengalami perdarahan dan memar-memar tanpa sebab yang jelas. Produksi kolagen pun akan terhambat dan kulit jadi lebih sensitif terhadap trauma yang disebabkan oleh pukulan atau benturan.

Komentar (2)

Fresh