MAKANAN PERUSAK OTAK | OPINI.id

Otak adalah salah satu organ penting tubuh, tanpa otak manusia akan seperti tanaman, hidup secara vegetatif. Salah satu resiko kelainan/penyakit otak yang paling banyak menimpa manusia adalah dementia. Diperkirakan ada 65 juta orang yang terdampak dementia. Beruntungnya, sehatnya otak juga sangat dipengaruhi oleh asupan (makanan). Ini 7 makanan yang mesti dihindari (dikurangi) jika ingin performa otak terus moncer.

Minuman manis

Terlalu banyak minuman manis selain berakibat buruk pada berat badan, diabetes, dan meingkatkan resiko jantung, tapi bisa juga berefek negatif ke otak. Alzheimer disebabkan karena menderita diabetes tipe 2. Malahan kebanyakan makan/minum gula bisa meningkatkan resiko dementia tanpa harus mengalami diabetes terlebih dahulu. Studi yang diterapkan pada hewan percobaan, meyimpulkan bahwa memakan fruktosa dalam jumlah tinggi bisa mengakibatkan insulin resisten pada otak, ini bisa mengurangi fungsi otak, memori, kemampuan belajar, dan pembentukan neuron otak.

Karbo Olahan

Contoh makanan tipe karbo olahan seperti tepung terigu. Karbo tipe ini biasanya memiliki Indeks GI tinggi. Indeks GI (Glycemic Index) adalah indeks yang menunjukkan kecepatan diserap makanan, semakin cepat diserap makanan maka semakin cepat meninggi pula kadar gula dan insulin dalam tubuh. Riset menunjukkan kalau pelajar yang suka memakan makanan dengan indeks GI tinggi memiliki kemampuan mengingat rendah. Nah Lho!! jadi odoB. Ada riset lagi yang menunjukkan kalau orangtua yang dalam menu sehari-harinya memakan lebih dari 58% makanan dengan indeks GI tinggi, beresiko mengalami terkena dementia dua kali lipat dibanding lainnya. Wew...

Makanan dengan lemak trans tinggi

Lemak trans juga terkandung dalam lemak hewani, namun ini tidak menjadi permasalahan bagi kesehatan manusia. Justru yang bisa bermasalah bagi otak adalah lemak trans industri, lebih dikenal dengan hydrogenated vegetable oils. Artificial trans fat ini biasanya terkandung di dalam mentega, margarine, snack, atau cookies kemasan instant. Konsumsi berlebih makanan ini beresiko munculnya penyakit Alzheimer, ingatan melemah, penurunan volume otak! dan pelemahan kemampuan kognitif.

Makanan dengan pemrosesan lanjut

Contoh makanan dengan pemrosesan lanjut adalah cereal, keju, sayuan kaleng, roti, mie instant, dll Makanan seperti ini biasanya memiliki kadar gula tinggi, lemak tambahan, dan garam. Salah satu penanda akan munculnya Alzheimer adalah penurunan metabolisme gula di otak dan penurunan jaringan otak, Studi pada 52 orang yang makanannya seperti di atas menunjukkan adanya penanda Alzheimer.

Aspartame

Aspartame adalah salah satu pemanis buatan, biasanya digunakan pada makanan sugar-free. untuk menurunkan berat badan, orang sering kali mengurangi asupan gula. Namun buruknya, orang tersebut masih ingin rasa manis gula. Maka ditambahkan lah pemanis buatan seperti aspartame ini. Asparteme dibuat dari komponen fenilalanin, metanol, dan asam aspartic. Studi mengatakan jika fenilalanin bisa mengganggu produksi neurotransmitter. Neirotransmitter adalah semacam zat kimia di otak yang berfungsi mengkomunikasikan informasi antara otak dan tubuh lainnya. Pernah dilakukan riset pada orang yang mengkonsumsi aspartame, sekitar 25mg per kg berat badan. Riset ini menyimpulkan jika orang yang mengonsumsi aspartame terlalu banyak akan lebih mengalami depresi, mudah tersinggung, dan gagal dalam test kesehatan jiwa.

Alkohol

Alcohol adalah minuman yang menyenangkan. Separuh populasi Bumi minum minuman beralkohol. Orang yang terlalu banyak minum alkohol akan mengalami pengurangan volume otak, perubahan metabolisme, dan gangguan neurotransmitter. Selain itu, alkoholis akan mengalami pengurangan vitamin B. Kekurangan vitamin B pada orang dewasa akan berakibat pada kelainan otak Wernicke’s encephalopathy, gejala yang tampak adalah pandangan ganda, turunnya kelopak mata, koordinasi otot tidak sinkron ketika berjalan (ataxia), seringkali bingung, dan loss memory. Minum alkohol boleh, namun jangan sampai kecanduan.

Ikan dengan kandungan merkuri tinggi

Merkuri adalah kontaminan logam berat dan racun buat otak, merkuri bisa tersimpan lama di dalam jaringan hewan. Ikan yang bersifat predator dan berumur panjang lebih berpeluang memiliki kandungan merkuri tinggi, merkuri ini dia peroleh dari lingkungan air sekitarnya. Efek merkuri pada manusia adalah merusak pusat otak dan neurotransmiter dan berkibat racun pada otak, sehingga otak menjadi rusak. Merkuri pada Ibu Hamil bisa berefek pada janinnya, bayi yang lahir akan mengalami kelainan mental atau perkembangan/pertumbuhan yang tidak semestinya. Disarankan orang dewasa hanya makan dua atau ikan per minggu, makan ikan hiu seminggu sekali tanpa ikan lain pada seminggu itu. Ibu hamil dan anak kecil disarankan membatasi makanan dengan resiko kandungan merkuri tinggi, seperti ikan hiu, tuna, atau mackerel.

Jangan berlebihan

Makanan apapun yang masuk ke dalam tubuh sangat berpengaruh ke otak. Bukan artinya kita harus sama sekali menghindari makanan tersebut namun membatasinya. Makanan seperti ikan atau kandungan alkohol malah membuktikan sangat bagus buat perkembangan otak, namun ada level asupan tertentu (jangan berlebihan dan berhati-hati). www.healthline.com

Komentar (2)

Fresh