Senyuman Yang Hilang dan Tak tau akan Kembali | OPINI.id

Nama: Muhammad Roji Rohmatika Alamat: Tanjung, Lombok Utara Nusa Tenggara Barat Indonesia Tempat lahir: Kediri, Lombok Barat Tanggal Lahir: 12, Agustus 1998 Pekerjaan: Mahasiswa STEI SEBI Perbankan Syariah Domisili: Depok Pendidikan: STEI SEBI MA Al-Aziziyah Putra Mts Al-Aziziyah putra SDN 2 Tanjung SDN 10 KOTA BIMA TKIT KEDIRI

Kesedihan Yang Menimpa Ummat Islam

Bismillahirrahmanirrahim Assalamualaikum Wa Rahmahmatullahi Wa Barakatuh Tulisan ini mungkin takkan bisa untuk menggambarkan betapa sedihnya mereka ketika tempat tinggal mereka bukan lagi tempat tinggal, Sekolah mereka bukanlah lagi Sekolah, Masjid mereka bukanlah lagi Masjid. Mereka juga ingin merasakan apa yang saat ini kita rasakan ketika kita berbahagia dengan keluarga kita tetapi mereka keluarga mereka lebih di cintai oleh Rabb-nya keluar Rumah untuk berjihad untuk menegakkan kalimat tauhid apakah salah bagi mereka untuk ingin merasakan kebahagiaan sama seperti kita, mereka juga ingin bahagia sama seperti kita yang saat ini dapat merasakan kebahagiaan itu. Tangisan anak-anak yang seharusnya bermain dan tertawa akan tetapi masanya itu habis dengan tangisan dan tak sedikit dari mereka di panggil lebih dahulu oleh Rabbul izzati Apakah salah bagi mereka yang menginginkan keadilan, tawa dan canda yang seharusnya mereka dapatkan akan tetapi yang meraka dapatkan adalah tangis dan kesedihan. Tahun 2017 bisa dikatakan dengan tahun kesedihan bagi ummat islam, khususnya saudara-saudara kita di palestina, Suriah,Dan Rohingya, umumnya bagi seluruh saudara kita di belahan dunia ini. Tahun ini benar-benar membuat mata-mata kita terbuka, mulut-mulut kita bersuara apakah salah mereka hingga mereka dilakuakan seperti itu. Tahun kesedihan sama seperti dahulu ketika Nabi Muhammad ibni abdillah tahun ke-sepuluh kenabian atau pada tahun kesepuluh tahun hijriah Nabi kita yang di tinggallkan oleh kedua orang yang ia cintai yaitu paman beliau yaitu Abu Thalib dan istri tercinta yaitu Siti Khadijah orang yang berjuang dan selalu ada untuk nabi di panggil oleh Allah S.W.T. Nabi kita pernah merasakan tahun kesedihan pada saat itu, Di awal Tahun 2018 ini semoga Anak-anak Palestina,Suriah dan Rohingnya dapat merasakan canda-tawa Doa kita yang selalu dinanti oleh mereka. Tangisan Anak-anak Palestina,Suriah, Rohingnya Di tiap malam dan sujud mereka tak henti-hentinya Berdoa dan berdoa demi datangnya suatu masa ketika ummat Islam jaya yang dikenal dengan Masa ke-emasan, Kita yang mengaku sebagai anak Pertiwi yang cinta tanah air, coba ingat dan resapi makna yang tercantum pada Dasar-dasar negara yang Dinamakan dengan Undang-undang dasar( penjajahan di atas Dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan Pri-Kemanusiaan dan Pri-Keadilan). Pahlawan-pahlawan kita merebut dan mempertahankan dengan susah payah Tanah ini, tanah yang di namakan dengan nama tanah syurga. Apakah salah dengan saudara-saudara kita di sana masihkah kita diam, masihkah Bibir ini terguncam Mereka juga sama ingin hidup seperti kita ini hidup yang dikatakan dengan kalimat MERDEKA. Semoga Allah Mengabulkan hajat-hajat yang kita inginkan dan hajat-hajat-hajat saudara kita di sana akhirul kalam. Wassalamualaikum wa rahmatullhi wa barakatuhu. Penulis Muhammad Roji Rohmatika Mahasiswa STEI SEBI

Komentar

Fresh