Makan Sebelum Lapar atau Ketika Lapar? | OPINI.id

Ada yang bilang makanlah sebelum lapar ada yang bilang makan ketika merasa lapar.

Atau bahkan ada terbiasa berpuasa seminggu 2 kali (senin kamis), atau ada yang bahkan tidak makan seharian karena tidak ada uang.

Makan

Tubuh manusia butuh asupan makanan setiap tiga sampai empat jam untuk mencegah kehilangan energi, penerunan metabolisme, mood tidak bagus, atau bahkan mencegah ketidakteraturan hidup. Walaupun begitu, Muslim yang terbiasa puasa satu bulan di bulan Ramadhan bisa mematahkan ini. Walau memang asupan dibutuhkan ketika sahur sebelum matahari terbit dan buka puasa setelah matahari tenggelam. Namun puasa seperti ini tidak bisa dilakukan terus-menerus selama lebih dari satu bulan.

MAKAN KETIKA LAPAR

Ada dua sisi positif ketika kita memilih makan ketika lapar, yaitu : - Bisa membatasi kalori harian || Cara ini berguna buat orang yang sedang program diet atau kecanduan makanan tertentu. Beberapa orang makan bukan dipicu rasa lapar tapi karena kecanduan makanan manis atau kebiasaan makan makanan tertentu. Jadi cara ini bisa berguna juga bagi orang yang ingin mengurangi cemilan - Menyesuaikan kalori yang dikeluarkan untuk beraktivitas || Jika seseorang bukan termasuk orang yang secara aktif bergerak, maka metode seperti ini bisa saja tepat diterapkan. Namun kita harus belajar benar-benar mengenali rasa lapar, apakah ini memang lapar atau cuma adanya keinginan makan makanan tertentu. Biasakan menahan diri sekitar 10-15 menit buat makan ketika rasa lapar datang. Pertimbangkan secara bijak, apakah ini lapar atau hanya lapar mata.

MAKAN SEBELUM LAPAR

Keunggulan metode makan sebelum lapar diantaranya : - Mampu merespon lapar secara bijak || Saat merasa sangat lapar, kita cenderung memilih makanan yang dengan rasa yang kuat seperti manis, asin dan berlemak, hal ini dapat memicu ketagihan dan memakan makanan berlebih. Sebaliknya, makan sebelum lapar juga akan mempengaruhi penilaian tentang makanan yang akan dikonsumsi dan membuat kita lebih mudah memilih makanan yang lebih sehat. - Mengurangi resiko makan cepat || Makan terlalu cepat bukan kebiasaan baik. Orang yang makan sebelum lapar datang kemungkinan besar mampu menghindari makan cepat ini. - Baik untuk keteraturan || Hidup yang teratur bisa menambah kualitas hidup seseorang. Makan sebelum lapar akan lebih baik jika memang terjadwal, hal ini bisa baik untuk keseimbangan tubuh.

BIJAKLAH MAKAN

Dua metode ini sebetulnya ada baiknya jika disikapi dengan bijak. Sebelum lapar datang, tanya pada diri sendiri apakah ini lapar biologis atau hanya sekedar kerja hormon yang menstimulus otak untuk bertindak atau ini adalah false signal. Ini tipsnya : 1. Jika memang sudah lebih dari 5 jam makan terakhir, sudah sebijaknya ambillah makanan. Karena manusia butuh asupan setiap 4-5 jam (dalam keadaan tidak tidur). 2. Jika lapar menyerang sebelum 5 jam makan terakhir maka jangan langsung makan, diam selama 10-15 menit pikirkan apakah ini benar-benar lapar atau hanya ‘ngidam’. 3. Kata Nabi : Makanlah sebelum kamu lapar, berhenti sebelum kenyang. Orang seringkali lupa pada penggalan terakhir kalimat itu ‘berhenti sebelum kenyang’. Ini adalah nasihat bagus yang tidak boleh dikerjakan setengah-setengah. Jika dirunut komprehensif, ini sudah merupakan anjuran lengkap. Jika memang ingin berhenti sebelum kenyang jangan ambil makanan banyak-banyak, ambil makanan sedikit-sedikit, karena perbuatan membuang-buang makanan sangat dibenci. Sekali lagi petuah Nabi Muhammad SWA ini tidak bisa dikerjakan sepenggal saja. 4. Bijak pilih makanan. Selain metode waktu makan, orang juga harus bijak memilih jenis makanan. Jika memang mengidap diabetes maka hindari makanan yang mengandung gula, jika sensitif terhadap kolesterol makan jangan makan makanan yang mengandung kolesterol tinggi, atau jika alergi terhadap makanan laut jangan makan makanan laut. 5. Kenali tubuh dan pikiranmu. Selalu berusaha mengenal tubuh dan pikiranmu, siapa lagi yang bisa mengontrol tubuh dan pikiran selain kamu sendiri.

Komentar

Fresh