KENALAN DENGAN SUNGAI CITARUM | OPINI.id

Sungai Citarum merupakan sungai yang terpanjang dan terbesar di Wilayah Provinsi Jawa Barat. Sungai yang mengalir sepanjang 297 km ini membentang dari hulunya di Situ Cisanti yang teletak di kaki Gunung Wayang sebelah selatan Kota Bandung, bermuara di pantai selatan Pulau Jawa tepatnya di Muara Gembong Kabupaten Bekasi.

Asal Kata

“Citarum” berasal dari dua kata yaitu Ci dan Tarum. Ci atau dalam Bahasa Sunda Cai, artinya air. Sedangkan Tarum (Indigofera spec.div), merupakan jenis tanaman yang menghasilkan warna ungu atau nila yang digunakan sebagai bahan pencelup alami pada kain tradisional.

Batas alami dua kerajaan

Citarum pada jaman dahulu merupakan batas alami dua kerajaan, yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh. Dua kerajaan kembar pecahan dari Taruma, sebelum akhirnya bersatu kembali dengan nama Kerajaan Sunda.

Sisa kebudayaan pra-hindu

Sisa-sisa kebudayaan pra-Hindu dari abad ke-1 Masehi ditemukan di bagian hilir sungai ini. Selain itu, menurut catatan Tionghoa dan prasasti dituliskan pernah ada aktivitas pemukiman dan bangunan kuno.

Fosil purba

Fosil binatang purba seperti Gajah (Elephas Maximus), Badak (Rhinocerus Sondaicus) dan tapir (Tapirus Indicus) serta gigi Kuda Nil (Hippopotamus) pernah ditemukan kawasan Rancamalang, Cipeundeuy dan kawasan Cekungan Bandung lainnya. Ini menjadi bukti bahwa di sekitar kawasan Danau Bandung Purba pernah dihuni oleh hewan-hewan purba.

Panjang

Citarum adalah sungai terpanjang dan terbesar di Provinsi Jawa Barat dengan aliran sepanjang 297 km. Sungai yang hampir membelah Jawa Barat ini bersumber dari mata air Gunung Wayang (sebelah selatan Kota Bandung), mengalir ke Utara melalui Cekungan Bandung dan bermuara di Laut Jawa.

Komentar

Fresh