Kids Jaman Now, Kekinian Kok Disalahkan? | OPINI.id

Kasihan lihat anak-anak jaman sekarang. Dewasanya kecepetan. Namanya juga anak kecil. Dimanapun, kapanpun, mereka gak akan suka dipanggil anak kecil. Mereka selalu ingin terlihat dewasa dihadapan orang lain. Makanya, mereka meniru cara hidup orang dewasa yang-bagi mereka-sangat luar biasa.

Faktor Lingkungan

Perasaan ingin terlihat dewasa seperti itu pasti pernah dirasakan oleh setiap orang, termasuk kids jaman old seperti saya. Hehe. Tapi yang bikin beda dari kids jaman now adalah lingkungan dan akses komunikasi mereka untuk belajar dewasa lebih luas. Bukan hanya di sekitar rumahnya, tapi juga di seluruh Indonesia bahkan dunia! Kalau dulu kita (kids jaman old) pernah meniru orang dewasa yang surat-suratan, kids jaman now gak mau kalah dengan orang barat yang chattingan dan video call-an. Kalau dulu kita pernah meniru orang dewasa yang berantem sama temannya, kids jaman now gak mau kalah dengan orang Jakarta yang tawuran sama sekolah lainnya. Kalau dulu kita pernah meniru senapan orang dewasa dengan ketapel, mereka juga gak mau kalah dengan para gamers online luar negeri yang jago game mobile. Maklum sih, tontonan mereka setiap hari kan sinetron cinta. Gak seperti masa kecil kita dulu yang gak kenal cinta. Pegangan mereka setiap hari juga gadget canggih. Gak seperti masa kecil kita dulu yang mendengar suara handphone pun merasa risih. Dunianya aja udah beda. Dulu kita cuma kenal dunia nyata, kids jaman now udah punya dunia maya.

Salah Kids Jaman Old

Sebenarnya yang lebih memprihatinkan bukan perilaku mereka yang awur-awuran, tapi cara melecehkan orang dewasa terhadap mereka yang kelewatan. Kita dengan mudahnya membully mereka, merasa generasi terbaik, tanpa sadar bahwa kids jaman now juga sedikit banyak meniru gaya hidup kita. Tak mau disalahkan, micin yang jadi sasaran. Memangnya kita gak pernah makan micin juga? Krisis akhlak seperti ini seharusnya kita selesaikan dengan mencari solusi, bukan membully. Diakui atau tidak, kids jaman now lah yang akan menjadi penerus kita kelak! Buat para kakak, contohi adik kalian dengan baik, maka mereka juga akan berusaha meniru kakaknya untuk menjadi baik. Buat para orangtua, arahkan gadget dan tontonan mereka ke arah yang bermanfaat, maka mereka juga akan berusaha menjadi orang yang bermanfaat. Amiin.

Komentar

Fresh