Joey di Grammy Awards | OPINI.id

Kepiawaiannya memainkan musik jazz lewat jari kecilnya membuat Pianis asal Indonesia Joey Alexander (13) masuk Grammy Awards untuk kedua kalinya.

Joey Alexander : Buatan Lokal Kualitas Internasional

Joey Alexander (13) adalah bocah kelahiran Denpasar, 25 Juni 2003. Dari kecil dirinya sudah akrab dengan musik.Orang tua Joey yang memang penggemar musik jazz tidak jarang membawanya melihat berbagai pertunjukkan jazz.

Diusianya yang keenam, Joey meminta untuk diikutkan les piano. Kecintaannya terhadap musik Jazz menjadikan Joey mulai merambah ke dunia Internasional, terhitung sejak ia diundang oleh UNESCO untuk bermain piano solo 2011 silam.

Saat itu ikon jazz dunia, Herbie Hancock, yang ketika itu menjadi duta PBB ikut menyaksikan penampilan Joey. Hal ini semakin mengukuhkan semangat Joey untuk mendalami jazz. Usaha keras Joey pun berbuah ketika ia memenangkan grand prix dalam the 1st International Festival Contest of Jazz Improvisation di Odessa, Ukraina.

Saat itu, Joey berhasil mengalahkan 43 kontestan lainnya dari 15 negara. Joey pun aktif mengikuti festival musik lokal seperti Jakjazz Festival, Java Jazz Festival, Ramadhan Jazz Festival dan World Youth Jazz Festival. Tahun 2016 ia pun tampil di panggung utama Grammy Awards di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat.

Bahkan, tembang berjudul Giant Steps dan album bertajuk My Favorite Things, Joey menjadi musisi termuda yang masuk nominasi penghargaan Grammy untuk kategori Best Improvised Jazz Solo dan Best Jazz Instrumental Album. Joey yang saat ini tinggal di New York, Amerika Serikat ini juga kembali hadir di Grammy Awards untuk kedua kalinya kewat kategori Best Improvised Jazz Solo. Hanya saja ia kalah.

Quotes from Joey Alexander yang harus kamu jadikan pelajaran

null

Joey Alexander (13) dua kali masuk nominasi Grammy Awards.

null

Kamu setuju gak kalau mempelajari sesuatu itu dari kecil bisa menjadikan seseorang jadi hebat?
Setuju, soalnya kan dari kecil
Gak setuju
13 votes

quote-mark

hey

Komentar

Fresh