WASPADA TIPUAN DI TEMPAT WISATA ASIA | OPINI.id

Wisata di negara-negara Asia memang seru, banyak tradisi lokal yang menarik dan orang-orang lokal yang ramah. Tapi kalau kamu tidak berhati-hati, kamu akan jadi korban penipuan ini.

TEMPAT WISATA TUTUP

Ini adalah penipuan yang umum di Asia, ketika turis mau pergi ke sebuah tempat wisata, warga lokal akan mengajak ngomong turis ini dan menceritakan bahwa tempat tersebut sedang tutup (padahal tidak tutup). Lalu sang turis dibawa ke tempat lain yang dibilang sebagai tempat wisata warga lokal.

TELEPON HOTEL

Tipuan ini biasa terjadi di hotel atau di villa. Turis ditelepon di kamar hotelnya dan penelepon mengaku dari pihak hotel. Berbagai alasan dibuat untuk meminta data kartu kredit si turis.

PERTUNJUKAN LOKAL

Penipuan ini biasanya menggunakan wanita cantik yang mengajak turis untuk pergi ke sebuah pertunjukan lokal, acara upacara minum teh di Tiongkok misalnya. Si turis akan ikut, lalu makan atau minum, dan ketika tagihannya keluar sang turis harus membayar jutaan rupiah untuk makanan dan minumannya.

IMIGRASI

Penipuan ini terjadi di perbatasan negara, perbatasan Thailand-Kamboja misalnya. Akan ada calo-calo yang menawarkan jasa dengan harga mahal, dengan alasan prosedur imigrasi yang merepotkan dan petugas yang tidak bisa berbahasa inggris.

PAWANG HEWAN

Turis sangat senang berfoto dengan hewan-hewan eksotis di Asia, seperti harimau. Biasanya akan ada pawang yang meminta imbalan untuk menenangkan sang hewan. Padahal hewan tersebut cuma diberi obat bius.

Komentar

Fresh