AINA GAMZATOVA, HIJABER PENANTANG PUTIN | OPINI.id

Vladimir Putin menjabat sebagai Perdana Menteri dan Presiden sejak tahun 2000, total sudah 18 tahun Vladimir Putin berada di puncak Rusia. Tahun 2018 adalah tahun politik Rusia, dimana pada tahun ini akan diselenggarakan pemilihan umum. Awal tahun 2018, publik Rusia dicengangkan dengan munculnya penantang Putin yaitu Aina Gamzatova. Seorang perempuan muslim asal Dagestan.

Jurnalis

Aina berusia 46 tahun saat ini, secara resmi Aina menantang Putin dalam pemilihan umum tahun 2018 ini. Aina adalah seorang wartawan, Aina mengepalai holding perusahaan media, Islam.ru. Perusahaan ini menjalankan usaha di bidang media televisi, media radio, printing, publisher dan memiliki yayasan amal. Tidak hanya di bidang media, Gamzatova juga sempat menjadi rektor Universitas Islam Kaukasus Utara sejak 2002 hingga 2005 dan Kepala Administrasi Dewan Negara dan Pemerintahan Republik Dagestan selama 2002 - 2003.

Suami

Suami pertamanya, Said Muhammad Abubakarov, tewas dalam ledakan bom mobil tahun 1998. Pembunuhnya tidak pernah ditemukan sampai sekarang. Kemudian Aina menikah lagi dengan seorang mufti (ulama terpelajar yang memiliki wewenang fatwa) dari Dagestan.

Anti-Wahabiisme

Semenjak kematian suami pertamanya, Aina menegaskan perang terhadap kelompok Wahabi (semacam gerakan anti-toleran). Aina bilang bahwa mereka adalah kelompok yang 'haus darah', kata=kata 'haus darah' ini muncul di berbagai buku dan pernyataannya.

Bukan untuk menang

Aina mencalonkan diri bukan karena muslim atau membawa panji islam, keislaman sudah melakat dari dirinya jadi hal ini tidak bisa dijadikan alasan. Aina menulis di facebook-nya "Our country, Russia, is our home, and if we divide ourselves into Muslims and Christians, Caucasus natives and Russians, our country's government will not exist." Seorang blogger populer dari Dagestan bilang bahwa tidak usah mendiskusikan kemenangan Aina, sebab mustahil Aina menang. Namun ada agenda lain dibalik pencalonannya ini. Agenda 1 Total jumlah muslim Rusia sebanyak 20 juta dari 140 juta penduduk Rusia (14 persen). Muslim Rusia banyak bermukim di Dagestan dan daerah utara kaukasus. Daerah-daerah ini adalah daerah 'terbelakang' Rusia, Daerah ini sangat tergantung dari subsidi pemerintah pusat dan banyak pengangguran. Dengan munculnya Aina menjadi calon Presiden Rusia, publik akan melihat keterbelakangan daerah ini dan hal ini akan menurunkan reputasi Putin. Agenda 2 Aina menegaskan "[My candidacy] should not be seen within a clerical context or an attempt of Muslims to create a competitor to Vladimir Putin ... It is a desire to publicly announce and support on the federal level a harsh anti-Wahhabism stance." Melalui statemennya jelas Aina ingin ketegasan pemerintah pusat Rusia menindak tegas kelompok-kelompok radikal di daerah utara. Agenda 3 Gerakan kebencian terhadap muslim di Eropa mulai merebak seiring banyak negara eropa yang membuka imigrasi muslim dari negara konflik timur tengah. Pencalonannya semakin membuka mata orang-orang Rusia dan Eropa terhadap muslim. Pencalonannya semakin membuka mata orang-orang Rusia dan Eropa terhadap muslim. Setidaknya seorang wanita muslim berhijab pun bisa menjadi seorang pemimpin, hijab tidak menghalangi seorang muslim buat berkarya/karir.

Komentar

Fresh