Caracal "Kucing Liar" yang Mematikan | OPINI.id

Batalion Caracal merupakan salah satu divisi militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) yang mayoritas anggotanya adalah kaum wanita. Para wanita yang tergabung dalam batalion Caracal ini bertugas mengawasi perbatasan Israel-Mesir dari penyelundup.

Caracal "Si Kucing Liar"

Jika umumnya para prajurit wanita tidak mendapatkan peran posisi di garis depan, beda lagi dengan yang ada di Israel. Di negeri bintang Daud ini para perempuan yang telah berusia 18 tahun diwajibkan mengikuti wajib militer (wamil) atau ikut pendidikan secara sukarela selama dua tahun. Dalam program tersebut para perempuan diperbolehkan masuk pasukan khusus yang diberi nama Caracal. Caracal yang berarti kucing liar, adalah batalion khusus yang kini 70 persen anggotanya adalah para kaum hawa.

Cantik Tapi Mematikan

Memang benar kalau satuan khusus wanita yang satu ini terkenal berisi para tentara cantik. Tapi di balik semua itu ternyata ada rekor mematikan yang pernah mereka torehkan. Misalnya, pada tahun 2012, para personel Caracal ini berhasil menewaskan para militan yang ingin melakukan bom bunuh diri. Sedangkan di 2014, seorang komandan kompi divisi ini berhasil bertahan dari gempuran senapan mesin musuh hanya dengan beberapa orang anggota saja.

Sniper Pertama Wanita

Walau wanita, jangan remehkan mereka. Di Batalyon Caracal, para wanita mendapat penugasan tempur dan patroli yang sama dengan anggota militer pria. Di Batalyon ini pula seorang wanita pertama kali memimpin unit sniper tempur. Letnan Gal Brownstein yang menyelesaikan kursus komandan kompi dan menjadi wanita pertama yang memimpin kompi tempur di Israel Defense Forces (IDF).

Mengabdi Untuk Militer

Hingga kini, sebanyak 65 persen perempuan Israel mengabdi untuk militer. Sementara 25 persen menolak wajib militer dengan alasan agama. Sedangkan yang lainnya enggan terlibat pertempuran lantaran kondisi kesehatan atau alasan pribadi lainnya. Perempuan di Israel bisa menolak dinas militer dengan alasan alasan agama, pernikahan, hamil atau untuk mengurus anak. Lebih dari sepertiga serdadu Israel adalah perempuan, mereka juga mewakili 25 persen perwira militer dan 20 persen serdadu karir. Dari jumlah tersebut, hanya 13 persen yang mengemban tugas adiministratif, sementara sisanya pernah diterjunkan ke medan perang setidaknya satu kali selama karir militer.

Pelatihan Lama & Disiplin Keras

Tidak mudah untuk menjadi anggota pasukan elit perempuan ini, perlu perjuangan yang luar biasa. Hal ini dikarenakan membutuhkan pelatihan yang lama dan disiplin yang keras Bagi mereka yang mengikuti wamil selama 2 tahun, diperbolehkan memilih untuk masuk dalam Satuan Biasa atau Satuan Khusus Caracal. Mereka yang memilih batalion khusus ini akan diseleksi kembali serta diberi pelatihan khusus selama 4 bulan. Hingga akhirnya para wanita ini akan digodok dengan diberi segala pelatihan mengenai seluk beluk militer, bela diri dan persenjataan tempur.

Tetap Doyan Selfie

Meskipun rekor mematikan dari anggota Batalion Caracal ini sudah tidak diragukan lagi, namun siapa sangka kehidupan mereka saat tidak bertugas sama seperti wanita biasa. Mulai dari berdandan, bercanda hingga berselfie ria selalu menjadi kegiatan wajib ketika usai latihan atau selesai bertugas.

Mengabdi Untuk Militer

Hingga kini, sebanyak 65 persen perempuan Israel mengabdi untuk militer. Sementara 25 persen menolak wajib militer dengan alasan agama. Sedangkan yang lainnya enggan terlibat pertempuran lantaran kondisi kesehatan atau alasan pribadi lainnya. Perempuan di Israel bisa menolak dinas militer dengan alasan agama, pernikahan, hamil atau untuk mengurus anak. Lebih dari sepertiga serdadu Israel adalah perempuan, mereka juga mewakili 25 persen perwira militer dan 20 persen serdadu karir. Dari jumlah tersebut, hanya 13 persen yang mengemban tugas adiministratif, sementara sisanya pernah diterjunkan ke medan perang setidaknya satu kali selama karir militer.

Komentar

Fresh