Heboh terompet & difteri | OPINI.id

Tahun baru 2018 sepertinya bakal jadi tahun penurunan bagi para pengusaha dan pedagang terompet.

Soalnya nih, ada kabar yang beredar lewat media sosial kalau terompet bisa menularkan penyakit, loh kok bisa?

Proses penularan penyakit lewat terompet

Heboh banget media sosial jelang tahun baru 2018. Yup, di medsos ada kabar yang beredar, teromper bisa nularin difteri. Katanya, proses penularan ini bisa terjadi lewat percikan ludah. Kabar tidak sedap ini gak cuma edar di medos, tapi juga lewat aplikasi chating. Alhasil banyak orang jadi takut beli terompet.

Tukang terompet wajib vaksin

Menurut Direktur Surveilans dan Karatina Kesehatan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Elizabeth Jane Soepardi MPH berpesan agar masalah ini tidak merugikan pihak manapun. ""Tukang terompet sambil berjualan bisa ikut mensosialisasikan imunisasi dan ikut suntik vaksin difteri," kata dr Jane kepada detikHealth saat ditanya saran untuk tukang terompet dalam pencegahan difteri. Sambil berdagang, tukang terompet juga bisa imendapatkan vaksin difteri di pos kesehatan seperti puskesmas. Vaksin tersebut akan diberikan ke orang dewasa juga bila diminta.

Tips aman main terompet

Selain vaksin menjadi solusi, ada beberapa cara lagi agar bisa tetap menikmati tahun baruan dengan terompet. Menurut dr Rezki selaku ketua bidang humas PDPI (Perhimpunan Dokter Paru Indonesia) . Bersihkan ujung terompet sebelum digunakan. Gak hanya itu, bahkan kita diharuskan tidak menghirup terompet, melainkan hanya meniupnya saja.

Komentar

Fresh