SAD (SEASONAL AFFECTIVE DISORDER) | OPINI.id

baru-baru ini, kita mendengar bahwa ada artis korea yang melakukan bunuh diri.dikabarkan bahwa yang bersangkutan bunuh diri karena depresi yang dipicu oleh perubahan iklim. Nah, kamu tahu nggak namanya penyakitnya apa? SAD atau seasonal affective disorder. salah satu gangguan jiwa yang masuk kategori depresi. yuk, scroll ke samping dan kenalan dengan gangguan jiwa tersebut.

DEFINISI

SAD atau seasonal affective disorder termasuk kategori depresi ringan yang terjadi karena waktu yang sama. kasus SAD ini terjadi pada penduduk negara yang memiliki empat musim. namun tidak menutup kemungkinan penduduk negara yang memiliki dua musim akan mengalaminya. gangguan SAD bersifat muncul dan hilang pada waktu yang sama.

PENYEBAB

1. Jam Biologis atau Ritme Sirkadian Kurangnya sinar matahari pada musim gugur dan musim dingin dapat mempengaruhi waktu kapan seharusnya kita tidur dan kapan waktunya kita bangun dari tidur. 2. Melatonin Meningkat Perubahan musim dapat mengakibatkan hormon melatonin menjadi tidak stabil. fungsi hormon melatonin adalah berperan dalam pola tidur dan suasana hati atau mood. 3. Penurunan Serotonin turunnya zat serotonin dan zat neurotransmitter (zat kimia di otak) dapat mengakibatkan mempengaruhi mood penderita dan juga gangguan afektif musiman. kurangnya mendapatkan sinar matahari juga mempengaruhi sehingga mengakibatkan depresi

GEJALA ATAU TANDA-TANDANYA

gejala SAD tergantung musimnya. untuk setiap musim akan terlihat gejala yang berbeda-beda. 1. Gejala Musim Panas - insomnia/susah tidur - cepat marah - nafsu makan berkurang - berat badan berkurang - agitasi/mengasut orang untuk huru-hara - peningkatan dorongan seks 2. Gejala Musim Dingin - perasaan tidak berdaya - perasaan ingin bunuh diri - hipersomnia/ keinginan untuk tidur lebih lama - perubahan nafsu makan. biasanya yang mengandung zat tepung atau bersifat manis - menarik diri - depresi - sulit berkonsentrasi - perasaan berat pada lengan atau kaki - perasaan putus asa untuk musim semi, ada gejala mania (marah,takut,cemas,bingung yang bersifat berlebihan) atau bisa juga hypomania (mania tapi bersifat tidak intens)

PENGOBATAN

1 OBAT-OBATAN ( anti depresan dan SSRI) 2. PSIKOTERAPI (teapi cahaya, terapi kognitif, terapi kronoterapi) 3. LATIHAN FISIK 4. REKREASI 5. ISTIRAHAT YANG CUKUP 6. MANAJEMAN STRES 7. SOSIALISASI 8. MAKAN TERATUR 9. BERIBADAH 10. JANGAN MENCOBA ALKOHOL TANPA RESEP DOKTER

URGENT...

catatan penulis : seandainya para pembaca disini, punya kenalan,saudara,tetangga atau teman yang memiliki keluh kesah tidak wajar dalam pola hidup (contoh : nggak tidur pas jam tidur di malam hari,mood yang berubah-ubah.dll) , yuk usahakan...mencoba mendengar curhatan mereka sambil diajak mereka ke ahli seperti psikologi atau psikiater. jangan dibawa ke dukun.udah duit habis kena sembur dari mulut lagi.kan bau mulut? apalagi kalo dukunnya suka makan jengkol :P hahaha :D

Komentar

Fresh