Aksaraku sempurna | OPINI.id

AKSARAKU SEMPURNA Aku terus mengukir risalah rindu pada sajak-sajak patahku Tak memedulikan mentari yang terik membakar kisahku Dengan sengaja ku alunkan rintih-rintih yang memekakkan telinga Agar dunia tahu, tak selamanya kisah cinta berakhir bahagia Bertubi-tubi aku terantuk peristiwa masa lalu Bertubi pula ku halau perih yang tak henti menyapaku Wajahmu menyusup ruang kalbu, mengaburkan pandanganku Seketika, kau hirup rasa sakit yang menyebabkanku membatu

Komentar

Fresh