Rindu Akan Kemerdekaan Palestina | OPINI.id

Foto saat berada diantara kerumunan masyarakat aksi bela Palestina. Polemik setelah keputusan Donalt Trump atas pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan rencana pemindahan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem terus menuai kecaman dari berbagai kalangan. Berbagai negara menanggapi pernyataan tersebut dengan kecaman keras, dan seruan aksi-aksi pun tak terelakkan terjadi.

Bersatu padu demi kemerdekaan Palestina

Menurut Masduki Baidlowi sebagai Wakasekjen PBNU bahwa aksi ini adalah rangkaian yang dimulai dari dzikir dan doa di masjid Istiqlal, setelah subuh berangkat ke monas lalu dzikir dan doa. Acara ini sudah dimulai dari para tokoh. Acara ini merupakan acara persatuan dari grassroot() dan pemerintah. Dan karena Amerika Serikat(AS) menyatakan Israel ingin memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem dan mengakui yerusalem adalah ibu kota Israel. Tentunya sikap AS akan menciptakan suasana ketidakpastian di dunia global dan memperkeruh suasana dunia Internasional.

Wanita Pemberani, Pejuang Hak Asasi Manusia Masa Kini

Langkah Indonesia terhadap pembelaan Palestina sudah aktif dan konstruktif. Di Jerusalem terdapat Al-Quds dimana sudah menjadi bagian dari Palestina. Berbagai kalangan dan agama ikut mengikuti aksi yakni agama Kristen, Hindu, Budha dan lainnya juga turut ikut dalam aksi ini. Pemerintah bersama masyarakat terusmelakukan gerakan atas kepedulian terhadap Palestina. Dukungan terhadap Palestina dari umat Islam adalah wajib hukumnya, karena terdapat salah satu unsur penting dari keutuhan Islam. Palestina merupakan sahabat Indonesia, negara yang memiliki umat muslim yang besar dan terdapat Masjidil Aqsa. Sebagaimana yang tertera pada hadits berikut ini: “Dajjal tidak dapat masuk ke empat masjid yaitu Masjid Al-Haram, Masjid Nabawi, Masjid Al-Aqsha dan melihat Masjid Ath-Thur (Thursina’).” (Shahih. HR. Ahmad 24085).

Komentar

Fresh