Merokok Memiskinkan. Masih Mau Merokok ? | OPINI.id

Nama : Marzan Sutrisman Hulu P. Studi : Hubungan Internasional " SELAIN MERUSAK KESEHATAN MEROKOK DAPAT MEMISKINKAN. MASIH MAU MEROKOK ? " Rokok sudah tidak mudah terlepas dari orang - orang yang sudah menjadi pencandunya, karena ketika seseorang merokok maka akan memenuhi hasrat adiksi yang ada dalam otak, jadi seakan - akan membuat tenang dan bisa berpikir , padahal itu hanyalah ilusi.

Merusak Kesehatan Dan Memiskinkan

" SELAIN MERUSAK KESEHATAN MEROKOK DAPAT MEMISKINKAN. MASIH MAU MEROKOK ? " Merokok sangatlah berbahaya sekali bagi manusia , karena dapat menimbulkan beberapa penyakit yang barangkali akan memperpendek usia penggunanya. Karena isi di dalam 1 batang rokok mengandung sekitar 7.000 zat kimia 200 jenis di antaranya bersifat Karsinogenik, yaitu zat yang merusak gen dalam tubuh sehingga memicu terjadinya kanker seperti, kanker paru - paru, emfisema dan bronkitis kronik. Nah , itulah sebabnya rokok bisa membuat pencandunya lebih sering mengalami penyakit - penyakit kanker. Selain dari pada merusak kesehatan dan mempersingkat umur seseorang, rokok juga dapat memiskinkan perekonomian keluarga, misalkan pemakainya Orangtua , ayah ibu bahkan anak - anak, coba bayangkan setiap satu bungkus rokok yang di beli harga berkisar Rp.18.000 atau lebih perbungkus . Apabila dalam satu hari tingkat pembelian cenderung lebih banyak, katakan saja 3 bungkus/hari karena saking candunya. Maka, hitung uang yang sudah di keluarkan hanya untuk membeli rokok yang sama sekali tidaklah bermanfaat malah merusak kesehatan. Ini benar - benar sangat di sayangkan sekali. Seperti halnya yang pernah di sampaikan oleh Wakil Kepala Bidang Penelitian Lembaga Demografi FEB UI Abdillah Hassan, mengatakan " merokok adalah perangkap kemiskinan. Kebiasaan merokok akan menyebabkan uang yang di belanjakan menurun, itu tanpa terkena penyakit sudah mengorbankan banyak hal, kata Abdillah dalam diskusi ekonomi Indonesia dalam bahaya rokok di Jakarta,Kamis (14/4). Republika. Abdillah menambhakan " Jika uang sudah kita habiskan untuk membeli rokok maka uang yang sama tidak bisa membayar biaya pendidikan anak, uang yang sama tidak bisa meningkatkan gizi keluarga seperti beli susu telur dll. Begitulah yang terjadi akibat kecanduan zat nikotin rokok, seseorang rela tidak makan asalkan rokok bisa kebeli itu hal yang sangat bodoh. Perusahaan rokok akan semakin kaya sedangkan pembelinya semakin miskin dan itu tidak hanya terjadi dikalangan perekonomian kelas atas, petani miskin juga kerja mencari uang demi membeli sebatang rokok , karena apa ? Ya, akibat kecanduan jadi susah untuk di tinggal . Untuk itu bagi anda yang sampai sekarang masih merokok ,berhentilah sebelum anda menyesal . Ingat kesehatan anda dan ekonomi keluarga anda. Marzan S. Hulu Mahasiswa P. Studi : Hubungan Internasional, Universitas Jakarta

Komentar

Fresh