9 Tempat Terkenal di Yerusalem | OPINI.id

Yerusalem merupakan salah satu kota tertua di dunia yang masih bertahan hingga hari ini. Kota ini merupakan kota suci bagi 3 ajaran samawi yang terbesar, yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam. Oleh karena itu, Yerusalem merupakan kota penting yang berada dibawah hukum Internasional dan seharusnya tidak berada dibawah kendali pemerintahan manapun karena merupakan warisan dunia. Berikut ini adalah 9 tempat di Yerusalem yang paling dikenal orang dari seluruh penjuru dunia.

Gereja Makam Kudus

Church of the Holy Sepulchre atau Gereja Makam Kudus yang terletak di daerah Kota Tua ini merupakan situs yang amat penting bagi umat Kristiani karena mereka meyakini tempat ini merupakan tempat Yesus disalibkan, yang dikenal juga sebagai bukit Golgota. Awalnya dibangun oleh Kaisar Romawi Hadrian pada abad ke-2 sebagai kuil untuk dewi Venus, tempat ini diubah menjadi gereja oleh Kaisar Konstantinus Agung pada abad ke-4. Sejak saat itu, gereja bergaya arsitektur Basilika ini menjadi tujuan ziarah umat Kristiani dari seluruh dunia. Lokasi dan gaya arsitektur boss dari game Dark Souls III, yaitu Aldrich, Devourer of the Gods, diambil dari salah satu ruangan dalam gereja ini yaitu ruangan Aedicule.

Tembok Ratapan

Merupakan salah satu landmark Yerusalem yang paling dikenal dunia, tembok ini merupakan sisa peninggalan Bait Suci Yerusalem yang pertama. Tembok sepanjang kurang lebih 60 meter ini adalah tempat paling suci di Yerusalem bagi pemeluk Judaisme dan menjadi tempat ziarah umat Yahudi yang paling utama di dunia sejak jaman Turki Utsmani. Pada awalnya, tembok ini aslinya memiliki panjang 485 meter, namun sejak bait suci tersebut hancur akibat pemberontakan orang-orang Yahudi di tahun 70 Masehi, tembok yang tersisa hanyalah sekitar 60 meter. Orang Yahudi percaya bahwa tembok tersebut tidak ikut hancur karena kehadiran Ilahi di tembok tersebut, sehingga berdoa di tembok tersebut sama dengan berdoa secara langsung di hadapan Tuhan.

Dome of the Rock

Dikenal juga dengan nama Kubah Shakhrah, Dome of the Rock merupakan sebuah bangunan berbentuk persegi delapan dengan kubah yang dilapisi emas yang terletak di tengah-tengah kompleks Masjid Al-Aqhsa yang berada di Kota Tua, Yerusalem. Didirikan pada tahun 691, bangunan ini merupakan salah satu bangunan Islam tertua di dunia yang masih utuh hingga saat ini. Batu Ash-Shakhrah yang berada di dalam kubah ini merupakan benda suci bagi agama Yahudi dan Islam. Orang-orang Yahudi meyakini batu tersebut sebagai batu tempat Abraham mempersiapkan anaknya yaitu Ishak untuk dikorbankan. Sementara beberapa ulama Muslim meyakini bahwa batu tersebut merupakan batu pijakan Nabi Muhammad untuk naik ke langit saat peristiwa Isra’ Mi’raj. Sering disebut sebagai landmark Yerusalem yang paling mudah dikenali, Kubah Shakhrah telah resmi dinobatkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia dan menjadi inspirasi untuk arsitektur bangunan terkenal lain seperti Gereja St. Giacomo di Itali, makam Sultan Suleiman di Turki, dan lain-lain.

Via Dolorosa

Via Dolorosa adalah sebuah jalan di Kota Tua Yerusalem, dimana orang-orang Kristen percaya bahwa jalan tersebut adalah jalan yang dilalui Yesus saat sebelum Ia disalibkan. Jalan yang berliku-liku sepanjang 600 meter tersebut berawal mulai dari benteng Antonia hingga ujungnya yang berada di lokasi Gereja Makam Kudus. Ada 14 titik perhentian di sepanjang jalan yang diambil langsung dari Alkitab berdasarkan kejadian yang menimpa Yesus, 9 diantaranya berada di Via Dolorosa dan sisanya di dalam Gereja Makam Kudus. Setiap tahunnya, dilaksanakan acara reka ulang di sepanjang jalan ini yang menggambarkan penderitaan Yesus di sepanjang 14 titik tersebut mulai dari tempat Pontius Pilatus menjatuhkan hukuman hingga ke titik terakhir yaitu makam Yesus.

Kompleks Masjid Al-Aqhsa

Kompleks Masjid Al-Aqhsa merupakan tempat suci urutan ketiga setelah Mekah dan Madinah dalam agama Islam. Keseluruhan kompleks masjid ini dikenal juga dengan nama Al-Haram ash Sharif,dan di dalamnya terdapat berbagai bangunan-bangunan terkenal seperti Kubah Shakhrah, Kubah Al-Miraj, Kubah As-Silsilah, dan Masjid Al-Jami Al-Aqhsa itu sendiri. Dibangun pada tahun 685 pada masa pemerintahan Umar bin Khaththab, kompleks masjid ini telah bertahan selama ratusan tahun dari berbagai macam kerusakan, baik yang disebabkan oleh alam maupun manusia. Konon katanya salah satu mimbar yang terdapat di dalam masjid Al-Aqhsa tersebut dibuat oleh pengrajin asal Jepara.

Museum Menara Daud

Menara Daud atau dikenal juga dengan Benteng Yerusalem merupakan sebuah landmark yang terletak di dekat Gerbang Jaffa di Yerusalem. Daerah tersebut terkenal sebagai posisi yang strategis untuk bertahan sejak jaman dahulu kala, oleh sebab itu dijadikan sebagai lokasi benteng. Orang-orang Romawi mempercayai lokasi tersebut sebagai istana Raja Daud, oleh karena itu pada saat kaisar Herod merenovasi benteng tersebut dan menambahkan sebuah menara yang besar, ia memberinya nama Menara Daud. Kini, menara tersebut digunakan sebagai sebuah museum yang telah dibuka sejak tahun 1989 dan berisi tentang sejarah kota Yerusalem selama 4000 tahun.

Bukit Sion

Terletak di sebelah selatan Gerbang Sion (Zion’s Gate) di Kota Tua, bukit ini merupakan tempat dari sejumlah kuil dan tempat suci Yahudi dan Islam serta sejumlah gereja Kristen. Menurut ajaran agama Kristen, bukit ini merupakan tempat Yesus melakukan Perjamuan Terakhir dan tempat Bunda Maria menghabiskan sisa hidupnya. Bangsa Yahudi mengenal situs ini sebagai makam dari Raja Daud, sehingga dianggap sebagai salah satu tempat suci di Yerusalem.

Bukit Zaitun

Sebuah bukit yang dipenuhi pohon zaitun dan dikenal sebagai tempat pekuburan tertua di dunia yang masih digunakan hingga saat ini. Bukit ini memegang peranan penting bagi sejarah umat Yahudi, Kristen, dan juga Islam. Selain itu, pemandangan yang ditawarkan dari atas bukit ini begitu indah, seperti yang kamu bisa lihat pada gambar diatas.

Kebun Binatang Injil

Kebun Binatang Keluarga Tisch yang lebih dikenal dengan nama Jerusalem Biblical Zoo atau Kebun Binatang Injil merupakan salah satu tempat di Yerusalem yang wajib dikunjungi. Pada awalnya, kebun binatang ini hanya menampilkan hewan-hewan yang ada disebut di dalam Injil, seperti contohnya hewan yang muncul dalam cerita Nabi Nuh. Namun seiring perkembangan jaman, kebun binatang ini juga memelihara hewan-hewan yang terancam punah, seperti gajah Asia, berbagai jenis macaw, dan lainnya.

Komentar

Fresh