Pasukan berbahaya milik Indonesia | OPINI.id

Indonesia punya beberapa pasukan khusus yang mempunyai tugas masing-masing. Bahkan pasukan khusus ini sangat berbahaya sampai ditakuti di dunia.

Detasemen Jala Mengkara (Den Jaka)

Awalnya ini adalah sebuah organisasi Pasukan Khusus AL (Pasusla). Mereka dibentuk untuk memenuhi kebutuhan AL menangani ancaman aspek laut seperti terorisme, sabotase dan lainnya.

70 orang dari Yontaifib dan Kopaska diambil dan dibina oleh Panglima Armada Barat dan Komandan Korps Marinir. KSAL sendiri bertugas sebagai pengendali operasional. Lalu KSAL memutuskan untuk membentuk sebuah satuan khusus, dimintalah persetujuan Panglima ABRI.

Hingga akhirnya 13 November 1984, Detasemen Jala Mengkara (Denjaka) terbentuk. Seleksinya pun terbilang gila-gilaan. Kamu harus tahan banting dan juga cerdas. Bagaimana tidak, dalam seleksi Denjaka mereka dituntut untuk bisa menguasai 3 medan yaitu darat, laut dan udara.

Mereka harus bisa terjun dari ketinggian, bertahan hidup di hutan dan lincah di lautan. Saking gilanya seleksi yang dilakukan, bisa dikatakan kalau mereka bisa hidup walau dilempar ke laut dengan tangan dan kaki diikat.

Pasukan khusus (Kopasus)

Ini adalah salah satu pasukan berbahaya yang mungkin lebih sering didengar orang banyak. Heroisme baret merah.Tidak ada kekuatan tempur lain milik TNI yang memancing imajinasi heroik sekental Kopassus.

Sejak didirikan pada 16 April 1952 buat menumpas pemberontakan Republik Maluku Selatan, satuan elit Angkatan Darat ini sudah berulangkali terlibat dalam operasi mengamankan NKRI.

Paskhas

Setiap satuan pasukan TNI memiliki pasukan khusus. Misalnya, TNI AD memiliki Kopassus yang juga terkenal dengan nama pasukan baret merah.

Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) mempunyai pasukan khusus bernama Peleton Intai Tempur (Tontaipur). TNI AL memiliki pasukan khusus Kopaska (Komando Pasukan Katak) dan Korps Marinir mempunyai pasukan khusus, Datasemen Jala Mengkara (Denjaka) serta Intai Tempur Amfibi (Taifib).

Khusus untuk TNI AU, juga mempunyai pasukan elit yang dinamai Pasukan Khas (Paskhas) dan dikenal pula sebagai Korps Baret Jingga, mengingat baret yang digunakan berwarna jingga. Di dalam Korps Paskhas juga terdapat pasukan khusus yang dinamai Bravo 90.Latihannya juga terbilang parah dan sangat menguji mental.

Komando Pasukan Katak (Kopaska)

Lahir dari gagasan Kapt Dch Iskak, pasukan katak ini cukup ditakuti di dunia. Pasukan ini sudah ada sejak era Trikora tahun 1963. Kopaska kerap diterjunkan dalam misi setengah mustahil.

Tapi itulah pasukan khusus. Personelnya dipilih dari orang-orang terbaik. Selain berotot kawat dan bertulang besi, mereka juga wajib datang dari Korps Pelaut.

Detasemen Harimau (Den Harin)

Pasukan ini termasuk pasukan yang paling ditakuti di dunia. Keberadaan pasukan khusus Indonesia ini sangat rahasia. Tidak ada yang tahu siapa anggotanya dan di mana mereka.

Saking rahasianya, antar personelnya pun tidak saling mengenal nama dan latar belakang. Mereka menggunakan nama samaran saat sedang bertugas. Den Harin kabarnya dibentuk oleh L.B. Moerdani tahun 1986, dua tahun sebelum ia menjabat sebagai Panglima TNI.

Anggota Den Harin diseleksi dari angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara, dan kepolisian. Seleksi yang dilakukan sangat ketat. Mereka juga dilatih dengan sangat ketat agar bisa diandalkan kapan pun, di mana pun, dan dalam keadaan apapun.

Para personelnya harus mempunyai dua kemampuan utama, yaitu kombatan dan nonkombatan. Kombatan berkaitan dengan cara bertarung. Pasukan ini harus memiliki kemampuan bertarung yang mumpuni.

Nonkombatan berkaitan dengan pemahaman permasalahan yang berkaitan denhan kenegaraan, baik di bidang sosial, politik, budaya, teknologi maupun yang lainnya.

Komentar

Fresh