9 Pemain World of Warcraft Terpopuler | OPINI.id

Suka main World of Warcraft? Yuk, kita kenal 9 pemain World of Warcraft paling populer sepanjang sejarah game tersebut sejak 2003 hingga saat ini.

Swifty

John Pyle alias Swifty dapat disebut sebagai pemain paling terkenal di dunia untuk urusan PvP. Meskipun masih banyak pemain lain yang lebih jago untuk urusan PvP, Swifty jauh lebih terkenal karena ia kerap memposting video-video PvP yang menarik di channelnya, memberikan petunjuk-petunjuk bagi pemula, dan termasuk salah satu pemain yang mempopulerkan macro untuk keperluan PvP. Hingga saat ini, Swifty masih aktif bermain dan menayangkan aksinya di salurannya di YouTube dan Twitch.

Leeroy Jenkins

Nama Ben Schulz mungkin tidak banyak dikenal orang, tetapi sebagai Leeroy Jenkins, tidak ada satupun pemain World of Warcraft yang tidak mengenalnya. Aksinya yang menyebabkan 1 grup raid rata dengan tanah ditambah teriakannya yang khas begitu viral hingga Blizzard, developer game World of Warcraft, mengabadikan namanya menjadi sebuah kartu dalam game Blizzard lainnya yaitu Hearthstone. Selain itu, pemain World of Warcraft juga bisa memperoleh achievement yang diambil langsung dari namanya.

Kungen

Sebagai ketua dari guild PvE nomor satu di dunia pada era pre-WotLK, Kungen merupakan panutan para pemain World of Warcraft khususnya mereka yang memilih role sebagai Tank. Dibawah kepemimpinannya, Nihilum berhasil mendapatkan World First Kill untuk hampir seluruh boss yang ada sejak World of Warcraft pertama kali dirilis hingga ekspansi The Burning Crusade. Di ekspansi berikutnya, Wrath of the Lich King, guild Nihilum dilebur dengan guild PvE ternama lainnya yaitu Cursed (juga dikenal dengan nama SK Gaming) menjadi Ensidia dimana Kungen tetap menjabat sebagai ketua sekaligus Main Tank. Kungen saat ini masih aktif bermain WoW dan memiliki salurannya sendiri di twitch.tv dengan nama KungenTV.

Kralnor

Kralnor adalah seorang Orc Warlock yang menjadi terkenal berkat threadnya di forum World of Warcraft di tahun 2005 silam. Topik threadnya sendiri sebenarnya sederhana, ia hanya menanyakan tentang 2-handed staff yang digunakan oleh para pemain. Yang menjadikan threadnya populer adalah gaya bahasa yang ia gunakan begitu kacau balau serta minimnya informasi mengenai dirinya sendiri maupun 2-handed staff yang ia gunakan. Thread tersebut menjadi viral di kalangan pemain WoW khususnya para Warlock dan Blizzard pun mengabadikan namanya menjadi sebuah kartu dalam permainan World of Warcraft Trading Card Game.

Indalamar

Pada saat World of Warcraft masih dalam tahap beta, banyak orang meragukan kemampuan class Warrior saat itu. Seorang pemain dengan nickname Indalamar membantah semua itu dengan memposting sebuah video yang menunjukkan bahwa class Warrior memiliki potensi tersembunyi yang mencengangkan. Saking dashyatnya, Blizzard memutuskan untuk mengurangi kemampuan (nerf) class Warrior di hari yang sama dengan ketika video tersebut dirilis. Indalamar sendiri kemudian direkrut menjadi staf Blizzard dan namanya diabadikan menjadi sebuah item dalam ekspansi WotLK, yaitu Ramaladni yang jika dieja secara terbalik akan menjadi Indalamar.

Doubleagent

Mencapai level tertinggi dalam World of Warcraft adalah hal yang biasa, tetapi mencapai level tertinggi tanpa memilih faksi yang ada itu benar-benar sesuatu yang luar biasa. Umumnya, pemain dengan ras Pandaren diharuskan untuk memilih 1 dari 2 faksi yang ada, yaitu Alliance atau Horde, ketika mereka mencapai level 10 agar dapat melanjutkan permainan. Tetapi, Doubleagent memilih untuk tidak memilih faksi manapun dengan imbas tidak dapat mengakses konten lain selain yang ada di starting area untuk Pandaren. Mengingat starting area merupakan sebuah area yang kecil dan terbatas serta diperuntukkan untuk pemain dengan level 1-10, kesabaran Doubleagent dalam mencari dan mengumpulkan experience di area tersebut hingga mencapai level 100 merupakan sebuah pencapaian tersendiri yang hanya mampu diraih orang yang berhati super sabar dan tenang. Ia pun berhasil menjadi satu-satunya pemain dengan level tertinggi yang tidak tergabung dalam faksi manapun.

Vurtne

Semua pemain dengan class Mage yang mendedikasikan diri mereka untuk urusan PvP pasti pernah mendengar nama Vurtne. Disebut-sebut sebagai PvP mage terbaik pada jamannya, Vurtne kerap menunjukkan bagaimana cara seorang Mage ber-PvP dengan baik dan benar dalam video-videonya. Ia dapat melawan beberapa pemain lain sekaligus seorang diri dengan memanfaatkan potensi class Mage yang tidak disadari oleh kebanyakan pemain Mage pada jamannya.

Noor

Jika Doubleagent dikenal sebagai satu-satunya pemain World of Warcraft yang mencapai level tertinggi tanpa memilih faksi dan keluar dari starting area, maka Noor dikenal sebagai satu-satunya pemain World of Warcraft yang berhasil mencapai level tertinggi dengan 0 kills alias tanpa membunuh apapun sama sekali. Dikenal juga dengan nama the Pacifist, Noor mencapai level 110 dengan hanya mengumpulkan experience dari menjelajahi peta, mengumpulkan bahan-bahan, dan mengerjakan quest yang tidak mengharuskannya untuk membunuh makhluk lain.

Analogkid

Nama Analogkid menjadi terkenal berkat sebuah peristiwa yang disebut-sebut sebagai “keputusan terburuk yang pernah dilakukan dalam World of Warcraft”, dimana sebuah guild bernama Vicarious memutuskan untuk memberikan item Bow legendaris kepadanya, meskipun ada 2 orang Hunter dalam grup raid tersebut. Dalam permainan WoW, item dengan tingkat Legendary amat jarang muncul sehingga Bow tersebut merupakan idaman dari setiap pemain dengan class Hunter yang menggunakan Bow sebagai senjata utama. Meskipun class lain seperti Warrior dan Rogue dapat menggunakan Bow, hanya class Hunter yang benar-benar mendapat manfaat dari item tersebut, oleh karena itu keputusan guild Vicarious tersebut menjadi sebuah keputusan yang amat fenomenal dan nama Analogkid pun menjadi legenda sebagai satu-satunya rogue pemilik Bow legendaris.

Komentar

Fresh