budaya yang luntur diterpa globalisasi | OPINI.id

Globalisasi sebagai proses yang terjadi sejak manusia berusaha unutuk saling menegenal satu sama lain, dewasa ini berlangsung pesat. Hal ini terutama dipicu oleh semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan transportasi. Di sisi lain globalisasi semakin menggeser nilai - nilai budaya setempat. beberapa budaya yang mulai luntur sebagai dampak globalisasi diantaranya adalah

Gotong royong

Gotong royong merupakan istilah Indonesia untuk bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Istilah ini berasal dari gotong berarti "bekerja", dan royong berarti "bersama" ( wikipedia ). Dahulu, gotong royong dianggap sebagai "jiwa" bangsa Indonesia terutama di wilayah pedesaaan sebagai salah satu sarana bersosialisasi antar warga. Namun saat ini budaya gotong royong mulai tergeser oleh sikap individualistis sebagai dampak globalisasi yang menginginkan segalanya serba instant, bahkan merupakan beban.

Sopan santun

Norma kesopanan bersifat relatif sesuai tempat dan jamannya, namun secara adat, kita telah mempunyai norma sebagai pedoman bertingkah laku di lingkungan setempat. dan hal ini semakin tergeser oleh kebebasan berekspresi yang kadangkala tanpa menghiraukan kondisi sosial budaya setempat sebagai efek globalisasi.

Toleransi

Toleransi adalah suatu sikap saling menghormati dan menghargai antarkelompok atau antarindividu dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya ( wikipedia ) kita semua bisa melihat bahwa sikap toleransi mulai hilang, gesekan kecilpun bisa jadi api yang berkobar

Komentar

Fresh