4 Tips Bagi Investor Saham Pemula | OPINI.id

Boleh dikata, masyarakat Indonesia gamang untuk memulai investasi saham. Mayoritas tak siap dengan risiko rugi. Padahal, dalam investasi, terutama bagi pemula, siap rugi menjadi salah satu mental utama yang harus dimiliki. Nah, biar sukses menjadi investor saham yang sukses, berikut ini 4 tips yang perlu diperhatikan bagi masyarakat yang ingin terjun ke investasi saham:

1. Siap Untung, Siap Rugi

Tak ada investasi yang 100% aman alias selalu untung. So, memiliki mental siap untung dan siap rugi menjadi modal utama untuk investor pemula. Jangan sampai investor saham itu tidak memiliki mental siap rugi. Perlu dicamkan, seperti halnya dalam bisnis, investasi juga memiliki 2 kemungkinan ekstrem yaitu untung atau rugi. Memiliki mental siap rugi dan siap untung sangat penting karena kebanyakan dari kita itu banyak yang hanya siap untuk untung, tetapi tidak siap untuk rugi. Penting diketahui juga, ada dua risiko utama dalam investasi saham yaitu capital loss atau selisih negatif nilai jual saham dengan nilai beli dan likuidasi atau kebangkrutan emiten.

2. Gunakan Analisis Bukan Spekulasi

Investasi saham itu bukan ilmu spekulasi. Transaksi saham ada ilmu analisisnya sehingga lebih terarah, logis dan tepat bidikan. Tak perlu khawatir, ini semua bisa dipelajari. Dengan analisis fundamental dan teknikal yang cermat, niscaya keuntungan akan berpihak pada kita. Tapi tak boleh dilupakan, gunakan sumber berita yang terpercaya dan kredibel untuk mendukung analisis seperti IPOTNEWS yang menawarkan informasi dan data akurat untuk investasi saham. Uniknya, tak hanya menjadi sumber kredibel, portal ini bisa langsung digunakan untuk transaksi saham karena di dalam berita-beritanya memuat perusahaan yang sudah listing di bursa beserta kode sahamnya. Jadi, kita bisa langsung melakukan transaksi beli atau jual saham hanya dalam hitungan detik di dalam berita.

3. Hindari Uang Panas

Tak elok menggunakan uang yang biasa disediakan atau dikeluarkan untuk belanja sehari-hari untuk investasi. Dalam konteks investasi saham, uang yang dibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari itu disebut uang panas. Investasi saham dengan uang panas ini tentu akan merugikan karena akan mengacaukan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Oleh sebab itu, layak dipertimbangkan dalam investasi saham yaitu menggunakan uang yang benar-benar bebas dan tidak akan dipakai untuk jangka waktu 6 bulan ke depan.

4. Sabar dan Tak Terbawa Emosi

Investasi butuh kesabaran dan pengendalian diri dari sisi emosi. Pasalnya pasar saham yang fluktuatif biasanya juga mengguncang emosi investor saham. Perlu dicamkan untuk para investor pemula yang biasanya ingin cepat-cepat mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa pertimbangan yang matang atau hanya mengikuti emosi sesaat. So, jangan pernah serakah dengan mengorbankan sebagian atau bahkan seluruh kekayaan untuk memborong saham. Kesabaran dalam investasi saham itu kunci sukses para investor saham.

Komentar

Fresh