Papa Setnov resmi pakai rompi oranye | OPINI.id

Ketua DPR Setya Novanto resmpi pakai rompi oranye KPK. Pakaian ini dipakai Setnov setelah dirinya jalani pemeriksaan di gedung merah putih KPK.

Akhir drama panjang Setya Novanto

Tepat pada hari Senin 20/22/2017 pukul 01.16 WIB, Ketua DPR Setya Novanto resmi dijebloskan ke rutan KPK. Setnov resmi jadi tersangka dugaan kasus mega korupsi e-KTP.

Dirinya pun memakai rompi oranye usai menjalani pemeriksaan kuran dari dua jam di gedung merah putih KPK. Lucunya, Setnov gak nyangka kalau harus malam itu juga diirinya dijebloskan ke penjara.

"Saya tadi gak nyangka bahwa malam ini saya masih diberi kesempatan untuk recovery, tapi ya saya mematuhi hukum." ucapnya sembari digiring keluar gedung KPK seperti dilansir Kumparan.com.

Meski begitu, penyidik KPK tetap memboyong Novanto dengan berjalan kaki menuju mobil yang membawake rutan yang berada di bagian belakang gedung KPK.Sementara saat tiba dari RSCM, Novanto sebetulnya datang dengan duduk di kursi roda.

Soal kesehatan ini, pihak RSCM dan IDI sudah memastikan bahwa Novanto tidak perlu lagi dirawat di rumah sakit. KPK akhirnya memutuskan untuk membawa Ketum Golkar itu ke Gedung KPK untuk diperiksa dan dijebloskan ke penjara.

Inilah hunian baru papa Setnov di rutan KPK

Kesaktian Setya Novanto sepertinya sudah sirna. Dengan wajahnya yang lesu, Ketua DPR RI itu pun resmi dijebloskan ke rutan KPK. Meskipun datang dengan kursi roda, tetapi pihak RSCM dan IDI sudah memastikan kalau kondisinya semakin membaik.

Dan inilah potret kamar hunian di rutan KPK yang akan diisi Setnov bersama lima tersangka korupsi lainnya. Papa Setnov pun harus berbagi kamar dan WC dengan tahanan lain. KPK beberapa waktu lalu sempat mengajak wartawan menengok Rutan KPK.

Ada tiga jenis ruangan untuk tahanan di Rutan KPK. Untuk tahanan laki-laki terdiri dari 4 kamar berkapasitas 5 orang, 2 kamar berkapasitas 3 orang, dan 3 kamar berkapasitas 1 orang, untuk tahanan laki-laki. Kemudian untuk perempuan ada 2 kamar berkapasitas 3 orang dan 2 kamar berkapasitas 1 orang.

Kamar yang berkapasitas 1 orang merupakan sel isolasi untuk para tahanan yang baru ditahan ataupun yang menderita sakit sehingga harus dipisahkan dengan tahanan lainnya. Untuk tahanan yang baru ditahan, nantinya setelah sepekan merasakan sel isolasi, dipindahkan ke sel untuk lima orang.

Sepak terjang Setya Novanto

Setya Novanto adalah pemain lama. Soalnya, namanya sudah disebut-sebut menjadi bagian rasuah sejak tahun 1999. Waktu itu dia diduga ambil bagian dalam pengalihan hak tagih utang (cessie) Bank Bali kepada Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI).

Pengalihan cessie Bank Bali yang ditangani Kejaksaan Agung setelah ditemukan potensi kerugian negara hingga Rp 904 miliar. Bank Bali diketahui mengalihkan dana sebesar Rp 500 miliar ke PT. Era Giat Prima, perusahaan milik Setya Novanto, Djoko S. Tjandra, dan Cahyadi Kumala.

Untuk kasus ini Novanto dan Djoko S. Tjandra menjadi tersangka. Hanya saja Novanto tidak ditahan dan keterlibatannya tidak sampai ke meja pengadilan Gak berhenti disitu saja, Setya Novanto juga disebut terlibat penyelundupan 60 ribu ton beras dari Vietnam pada tahun 2003.

Kelanjutan kasus ini pun menghilang. Tahun 2006, Setnov kembali diduga terlibat dalam penyelundupan limbah berbahaya dari Singapura. erusahaan miliknya, PT. Asia Pasific Eco Lestari (PT APEL), diketahui mengimpor limbah berbahaya dari Singapura. Novanto mengaku tidak tahu menahu terkait impor barang berbahaya itu. Dia mengatakan sudah tidak lagi menjadi bagian perusahaan itu sejak 2003.

Tahun 2012 dirinya juga diduga terlibat kasus dugaan korupsi proyek PON Riau. Lagi-lagi statusnya hanya sebatas saksi saja. Tahun 2015 kasus papa minta saham. Yup, Setnov bersama Riza Chalid pernah meminta saham saat berbicara soal perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia. Tapi kasus ini gak jelas ujungnya.

Inilah bekal Setnov di Rutan

Perjalanan drama Setya Novanto sudah berakhir. Soalnya tepat pada Minggu (19//11/2017), Ketua DPR RI tersebut dijemput dari RSCM dan langsung resmi dijebloskan di penjara oleh KPK.

Kini hunian untuknya di rutan KPK pun sudah disediakan. Untuk hari-hari pertama di dalam tahanan, pihak keluarga pun menyiapkan bekal. Bekal ini akan dibawakan oleh sang istri, Deisti Astriani Tagor. Seperti handuk, baju salin, dan juga alat medis yang diperlukan Setnov saat tidur serta obat-obatan.

"Beliau kan lagi sakit. Beliau juga kan harus ada alat bantu pernafasan," ujarnya. "Kalau alat pernafasan itu enggak dipasang, kalau enggak dipasang bisa berhenti nafasnya kalau pas malam tidur," sambunnya.

Komentar (1)

Fresh