Heboh Dokter Helmi | OPINI.id

Publik lagi heboh sama berita penembakan yang dilakukan oleh seorang dokter terhadap istrinya.

6 tembakan dokter helmi bikin heboh Cawang

Siapa yang menyangka jika pada siang hari itu pukul 14:00 WIB jadi malapetaka. Sunarto selaku pedagang mie ayam tepat di depan klinik Az-Zahra, Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur melihat laki-laki turun dari ojek.

Tanpa banyak bicara sang pria itu pun langsung masuk. Langsung saja, sebuah letusan sejata api sebanyak 6 kali terdengar. Usai letusan terdengar, Sunarto melihat Helmi, sang penembak keluar klinik dengan tenang. Namun, ia tak berani bergerak.

Lantas, Helmi pun pergi menggunakan ojek yang sama, pergi meninggalkan klinik. Usai penembakan, pihak klinik menelepon polisi. Polisi pun datang. Warga pun mulai ramai di depan klinik Ternyata, pria tersebut adalah suami dari dokter Letty yang bertugas di klinik tersebut.

Dokter Helmi menyerahkan diri

Dokter Helmi menyerahkan diri setelah menembak mati istrinya dr Lety Sultri ke kantor polisi. Helmi juga menyerahkan senjata api yang digunakan untuk menghabisi nyawa istrinya itu.

"Saat digeledah ada (pistolnya)," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta kepada detikcom, Kamis (9/11/2017).

Nico mengatakan, pelaku membawa dua pucuk senjata api ketika menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. "Dua pucuk, satu pistol, satu revolver," kata Nico. Menurut Nico, pelaku mendatangi Polda Metro Jaya setelah kejadian itu. Polisi pun kemudian menangkap pelaku saat pemeriksaan di pintu masuk Polda Metro Jaya.

Perceraian jadi penyebab sang dokter membunuh istrinya

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan pelaku menembak korban karena tidak ingin diceraikan oleh istrinya itu. "Dugaan sementara, sang suami tidak mau cerai, karena istrinya menggugat (cerai)," kata Andry kepada wartawan di lokasi, Kamis (9/11/2017).

Waduh, Dokter Helmi juga pernah dilaporkan memperkosa

Siapa yang menyangka, ternyata dokter Helmi yang menembak mati istrinya, dr Letty Sultri (46) punya segudang masalah. Helmi rupanya pernah berurusan dengan aparat polisi dalam kasus dugaan pemerkosaan.

"Dia pernah dilaporkan memperkosa karyawan Klinik Azzahra," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana kepada detikcom, Kamis (9/11/2017).

Sapta mengatakan, Helmi dilaporkan oleh korban perkosaan ke Polres Metro Jakarta Timur belum lama ini. Selama kasus itu diselidiki polisi, Helmi sering menghilang. "Dia waktu itu ngilang-ngilang, iya (statusnya jadi DPO). Kasusnya tahun 2017 ini lah, belum lama," imbuh Sapta.

Soal kasus perkosaan ini, lanjut Sapta, korban juga telah mengetahuinya. "Iya istrinya tahu. Makanya mungkin itu yang bikin istrinya jadi ill feel," sambungnya. Korban disebut-sebut menggugat cerai pelaku. Hal inilah yang diduga menjadi pemicu pelaku melakukan penembakan terhadap korban.

Komentar

Fresh